Masuk Kerja Swasta pun Pakai Jasa Calo

1206
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Alasan tidak ingin menganggur lama, calon pekerja nekat memakai jasa calo untuk memuluskan niat mendapat pekerjaan tertentu.

Seperti yang disampaikan Bunga (nama samaran). Gadis 23 tahun asal kota Medan ini mengaku pernah meminta bantuan kepada calo agar dirinya bisa bekerja di salah satu perusahaan di Batamindo Industrial Park (BIP), calo tersebut katanya merupakan kenalan dari pacarnya.

“Aku bayar, kasih dua juta. Ada juga yang bayar sampai 3 juta, bayar setelah sign kontrak ada juga,” tuturnya saat ditemui di Pujasera BIP, kemarin.

Namun sayang harapannya mengeluarkan uang pemulus tak berbuah manis, pasalnya hingga dua bulan menganggur dia tak kunjung mendapat kejelasan tentang pekerjaan yang diharapkan. Dia mengaku tertarik menggunakan jasa si calo lantaran selama ini terbukti berhasil mempekerjakan pengguna jasa calo yang dimaksud.

“Sekarang gak jelas (pekerjaan yang dijanjikan, red) aku telepon alasan terus dia,” katanya.

Dia mengaku menyesal telah memakai jasa calo tersebut, dia juga menyadari jika mencari pekerjaan dengan jalur yang disarankan lebih baik ketimbang pakai jasa calo.

“Ini bentar lagi rencana mau ambil kembali uangku sama dia (calo, red). Bagus normal sebenarnya cari kerja ini,” tuturnya.

Pernah suatu saat ada pencaker yang kena tipu oleh calo, bahkan menurutnya beritanya pernah dimuat koran.

“Ada kawan saya juga kena tipu, keluar koran kok,” katanya.

Menurutnya mengeluarkan uang pemulus tidak menjadi soal jika pekerjaan yang dijanjikan oleh si calo jelas, karena hematnya pengeluaran sehari-hari selama menganggur lebih banyak ketimbang untuk dibayar ke calo. “Contohnya kami yang sudah nganggur dua bulan, kalau jelaskan udah makan gaji sebulan kita,” tuturnya.

Sementara itu rekan Bunga, yakni Mawar (nama samaran) mengatakan dulu calo sangat mudah didapati di sekitar, namun sekarang calo-calo tersebut sudah jarang menampakkan batang hidungnya.

“Udah takut mereka kayaknya karena ada himbauankan jika ada yang temui calo agar melapor, dulu banyak calo di sini,” kata gadis 25 tahun ini. (cr13)

 

Respon Anda?

komentar