Batam Krisis Plat Asli Kendaraan Bermotor

1484
Pesona Indonesia
Krisis plat kendaraan
Krisis plat kendaraan

batampos.co.id – Masyarakat, khususnya pemilik kendaraan baru di Batam dibuat bingung. Sebab, mereka tak juga memiliki plat nomor asli dari Samsat, meski kendaraan mereka sudah dibayar lunas.

Rahman, misalnya pemilik sepeda motor Suzuki FU hitam ini tak juga mendapatkan plat nomor asli dari dealer tempatnya mengambil kendaraan. Pihak dealer beralasan jika plat nomor asli sedang kosong. Padahal, angsuran kredit motornya selama 12 bulan sudah selesai.

“Katanya kosong, jadi belum dapat,”terang Rahman warga Batamcenter.

Menurut dia, agar tak ditangkap polisi, dirinya pun terpaksa membuat plat nomor palsu. Bahkan, saat razia ia pernah ditilang dan dicirugai sepeda motornya tersebut hasil curian. Sehingga polisi membawa sepeda motornya ke kantor polisi.

“Kebetulan STNK-nya hilang dan belum saya urus. Saat razia, polisi bilang plat nomor saya palsu dan sepeda motor saya dibawa. Akhirnya saya tunjukan BPKB, barulah sepeda motor dilepaskan,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Ulanda, pengendara sepeda motor Honda Beat yang juga belum mendapatkan plat nomor asli. Selama enam bulan lebih ia menggunakan plat nomor palsu. Mirisnya lagi, plat nomor yang dibuat Ulanda berbeda jauh dengan plat nomor di STNK.

“Waktu saya buat yang palsu, STNK-nya belum keluar. Pihak dealer menyarankan saya buat plat palsu agar sepeda motor bisa dibawa. Tapi sudah enam bulan, plat nomor tak juga didapat,” sebut Ulanda.

Sementara itu, Marketing dealer merek Honda, Santi mengaku pihaknya belum bisa memberikan plat nomor asli dikarenakan stok plat kosong. Iapun tak bisa memastikan kapan pastinya plat nomor akan keluar.

“Kosongnya sudah lama. Saya tak tahu saya kapan, Samsat juga tak bisa memastikan kapan bisa memberi plat nomor,” terang Santi. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar