Terduga Pembunuh Nia Ditangkap di Batuaji

6213
Pesona Indonesia
NIa, saat masih hidup. Foto: facebook Nia
NIa, saat masih hidup. Foto: facebook Nia

batampos.co.id – Terduga pembunuh Dian Milenia Trisna Afiefa atau Nia, siswi SMAN 1 Batam, akhirnya ditangkap di rumahnya di Batuaji, Batam, Rabu (28/10) malam.

“Sudah diamankan,” ujar seorang perwira yang ikut langsung dalam penyelidikan kasus kematian Nia, Kamis malam (29/10).

Meski terduga pembunuh Nia sudah diamankan, namun polisi belum menyematkan status tersangka kepada pria tersebut. Sebab proses pemeriksaan masih berlangsung.

Seperti diberitakan sebelumnya (baca: Pembunuh Siswi SSMAN 1 Batam Teridentifikasi dari Tes DNA),  polisi sudah mengantongi bukti yang benar-benar menguatkan dugaan pria tersebut pembunuh Nia.

Namun, baru satu bukti kuat sehingga polisi tidakmau gegabah menetapkan terduga pembunuh Nia tersebut sebagai tersangka.

Polisi juga akhirnya mau membuka satu bukti kuat itu, yakni rambut kemaluan pelaku yang tertinggal di tubuh korban. Rambut ‘asing’ itu ditemukan oleh tim forensik gabungan dari Polda Sumut, Polda Metro Jaya, hingga tim DVI Mabes Polri.

Rambut kemaluan itu kemudian diuji laboratorium DNA-nya dan hasilnya ada kecocokan dengan DNA terduga pelaku. “Selain itu ada bukti-bukti lain yang masih kami dalami,” ujarnya.

Bukti lain yang didalami antara lain rekaman CCTv, keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dan beberapa bukti lainnya. Termasuk sepatu yang digunakan pelaku sama dengan sepatu yang digunakan terduga pelaku yang diamankan.

Tak hanya itu, terduga pelaku juga diketahui pernah melakukan pencegatan wanita di kawasan yang sama Nia dicegat, yakni di ruas jalan sekitar hutan wisata Mata Kucing.

Kapolres Barelang Kombes Asep Safrudin membenarkan sudah mengantongi identitas terduga pelaku  namun masih merahasiakannya untuk kepentingan penyidikan.

“Kami masih butuh pendalaman. Apa yang dikatakan Dirkrimum (Kombes Adi Karya Tobing, red) tentang indentitas tersangka (terduga pelaku, red) sudah benar,” ujar Asep.

Apakah terduga pelaku itu juga terduga pelaku pembunuh Anggia dan Chintya? Asep mengatakan hal itu masih mereka selidiki. “Itu termasuk yang kami dalami,” ujar Asep. (ska/opi/spt/bpos)

Respon Anda?

komentar