Banjir Lumpur di Pelabuhan Punggur

1107
Pesona Indonesia
Foto: Cecep Mulyana / Batam Pos
Foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos.co.id – Area parkir kendaraan roda empat Pelabuhan Telagapunggur terendam air dan lumpur tanah, Jumat (30/10) kemarin. Kondisi ini imbas hujan lebat yang turun, Kamis (29/10) malam.

”Sudah dua kali yang seperti ini,” kata Budiman, sopir taksi di Pelabuhan Telagapunggur.

Sebelumnya, kondisi ini terjadi pada Rabu (28/10) pagi. Sebab, Selasa (27/10) malam, hujan lebat juga terjadi. Area parkir itu pun berubah menjadi lautan lumpur tanah liat merah.

Budiman mengaku kesulitan bergerak. Sebab, kondisi jalan licin. Ia harus berhati-hati agar roda tak selip. ”Kalau ada lubang juga jadi tak nampak,” tuturnya.

Kondisi ini terjadi sejak adanya pembenahan bangunan Terminal Domestik Pelabuhan Telagapunggur. Air dan lumpur tanah yang menggenangi area parkir tersebut berasal dari jalan mendaki menuju Kampung Tua Telagapunggur.

”Air ini dari proyek area parkir yang di sana itu (di seberang Kampung Tua Telagapunggur). Saluran air di kanan-kiri jalan itu sudah tersumbat tanah semua. Makanya, airnya turun ke sini,” katanya lagi.

Kepala Satuan Kerja Pelabuhan Telagapunggur, Sohirnade, membenarkan hal tersebut. Air dan lumpur tanah itu limpahan dari jalan utama seberang Kampung Tua Telagapunggur. Sebab, di daerah tersebut tidak ada parit.

Air pun mengalir turun dan masuk ke gorong-gorong di dekat musala lama Pelabuhan Telagapunggur. Sayangnya, gorong-gorong tersebut tersumbat. Air tidak dapat mengalir sempurna. Apalagi, hujan yang terjadi lebat. Ini membuat air semakin melimpah.

”Air bercampur tanah karena pembangunan di atas itu,” ujarnya.

Sohirnade mengakui, kondisi ini akan menciptakan rasa tidak nyaman para penumpang dan pengguna Pelabuhan Telagapunggur. Ia meminta maaf atas kondisi tersebut. Dan meminta masyarakat untuk memahami dan maklum atas keadaan ini. Dalam waktu dekat, mereka akan membenahi saluran air.

”Sekarang ini kan masih dalam proses pembangunan. Intinya, kami akan berusaha mengurangi terjadinya banjir,” jelasnya. (ceu/cr16/bpos)

Respon Anda?

komentar