Mungkinkah Wardiaman Zebua Pembunuh Anggi dan Chintya?

7352
Pesona Indonesia
Anggi (baju kuning). Foto: dok keluarga Anggi
Anggi (baju kuning). Foto: dok keluarga Anggi
Cgintya. Foto: FB
Cgintya. Foto: FB

batampos.co.id – Tertangkapnya Wardiaman Zebua yang sebelumnya diinisialkan WZ, tersangka pembunuh Dian Milenia Trisna Afiefa alias Nia, menjadi titik terang bagi polisi untuk mengungkap pembunuhan dua gadis muda sebelumnya, yakni Chintya dan Anggi.

Pola luka Anggi, Chintya, dan Nia, memang menimbulkan kecurigaan pelaku pembunuh ketiganya orang yang sama. Namun kepolisian tidak mau gegabah.

“Masih kami dalami kemungkinannya. Kami masih memeriksa tersangka WZ,” ujar Kapolres Barelang Kombes Asep Safrudin, Jumat (30/10).

Selain pola luka yang sama yang menimbulkan kecurigaan, lokasi kantor Wardiaman dengan tempat ditemukannya motor Chintya memang begitu dekat. Hanya sekitar 500 meter di Bengkong Shoping Centre.

Jenazah Chintya juga ditemukan tak jauh dari jenazah Nia. Jenazah Chintya di selokan dekat Hotel Vista Seiladi, sementara jenazah Nia di hutan Seiladi.

Sementara lokasi pembunuhan Angggie juga tak jauh dari tempat kerja utama Wardiaman. Yakni di Bukit Dangas, Sekupang. Jarak dari tempat kerja Wardiaman di Sekupang tak sampai 1 kilo meter.

Wardiaman memang berkantor di dua tempat. Satu di Bengkong Batuampar. Namun kantor utamanya di Sekupang. Sebelum ke Sekupang, biasanya Wardiaman terlebih dahulu ke kantornya di Bengkong.

Namun, apakah tiga pembunuhan itu satu rangkaian dengan satu pelaku, yakni WZ? Kapolda Kepri Brigjen Arman Depari mengatakan, anggotanya masih menelusurinya. “Tim yang kami bentuk sejak lama terus mendalami,” ujarnya.

Sementara itu, keluarga Chintya cenderung lebih tertutup. Mereka enggan mengomentari tertangkapnya Wardiaman yang juga diduga ada kaitannya dengan pembunuh Chintya dan Anggi.

“Kami tak tahu ada yang tertangkap, tanya Polda saja,” ujar kerabat Chintya.

Bahkan, menurut dia, polisi tak lagi memberi kabar tentang pengungkapan kasus kematian sang pengantin baru itu. “Kami tak lagi dapat informasi. Jadi maaf, silahkan tanya ke Polda saja,” ujarnya sembari menutup pintu rumah. (ska/opi/she)

Respon Anda?

komentar