Bantulah Bocah Suku Laut ini, Kena Tumor, Perutnya Membesar

313
Pesona Indonesia
Iyerena Nagresia (7) warga Pulau Ngenang, Nongsa pengidap tumor yang mengakibatkan perutnya membesar yang ditemani bibiknya Sarna (14) di ruang Anyelir nomor 302 RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Senin (30/11). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Iyerena Nagresia (7) warga Pulau Ngenang, Nongsa pengidap tumor yang mengakibatkan perutnya membesar yang ditemani bibiknya Sarna (14) di ruang Anyelir nomor 302 RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Senin (30/11). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ierena Nagresia terbaring lemah di ruangn Anyelir kamar 302 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah. Perutnya membesar dan hasil diagnosa terdapat tumor pada perut bocah malang tersebut, Senin (30/11) pagi.

Sesekali airmata bocah tujuh tahun tersebut menetes ketika mendengar kata “Operasi”, dia terlihat takut. “Jangan, jangan, gak mau,” kata Ierena lirih.

Sejak Jumat (30/10) lalu anak dari mendiang, Nurjannah tersebut menjadi pasien di rumah sakit tersebut. Ierena memang yatim, Nurjannah meninggal setelah beberapa hari melahirkan Ierena.

“Kalau buang air kecil bisa, buang air besar yang susah,” kata nenek Ierena yakni Nurma.

Wanita parubaya tersebut tampak setia menemani cucunya. selain Nurma, ada juga bibinya yaitu Saramami juga saudara kandungnya yakni Sarna. Baik Nurma maupun Saramami, bahu membahu merawat Ierena sejak kecil, ayah kandung Ierena kini sudah menikah lagi, dan jarang mengurus Ierena.

Kata Nurma, setiap malam Ierena sangat tersiksa dengan keadaanya, kondisi perutnya yang demikian besar mempengaruhi pernapasannya. “Dia malam sering sesak, kasian dia,” ujar nelayan wanita ini.

Sebelum dirawat di RSUD Embung Fatimah, Ierena juga pernah dirawat di Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) Sekupang, namun dia keluar lantaran keluarga ingin merawat Ierena di kampung halamannya di Airmas Dapur Arang Kelurahan Ngenang Nongsa.

“Pernah dirawat di Rumah Sakit di Sekupang itu juga 10 hari,” kata wanita 70 tahun tersebut.

Lanjut dia, pihak keluar kini berencana ingin membawa Ierena untuk berobat dan melakukan operasi di salah satu rumah sakit di Jakarta, namun keinginan tersebut terkendala biaya. Soal biaya sebenarnya sudah digalang oleh salah satu Gereja di Batam, tapi dirasa belum cukup.

“Mau bawa tapi uang belum cukup,” ucapnya.

Ierena juga sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan, namun karena keinginan keluarga untuk melihat Ierena sehat membuat keluarga berharap bantuan donatur.

“Ingin sekali melihat Ierena sehat,” sambung bibi Ierena, Saramami. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar