Gara-gara Rebutan Tamu, Dua Pemandu Karaoke Berkelahi

375
Pesona Indonesia
Tika korban penganiayaan menuju Polsek Batuampar untuk membuat laporan, Senin (30/11).  Foto: Johannes Saragih/Batam Pos
Tika korban penganiayaan menuju Polsek Batuampar untuk membuat laporan, Senin (30/11).
Foto: Johannes Saragih/Batam Pos

batampos.co.id – Dua pemandu karaoke sebuah KTV di Batam Tika, 25, dan Karen, 25 nekat berkelahi memperebutkan tamu pelanggan, hingga urusannya berlanjut di Mapolsek Batuampar, Senin (30/11).

Ditemani beberapa orang temannya, Tika mendatangi Polsek Batuampar guna membuat laporan penganiayaan. Begitu juga dengan Karen, ia mendatangi kantor kepolisian perihal membuat laporan yang sama. “Saya disayat pelaku di bagian dagu dan mendapat 11 jahitan,” ujar Tika.

Perkelahian dua orang pemandu karaoke itu terjadi, Minggu (29/11) sekira pukul 02.00 WIB. Sebelumnya, kedua wanita muda ini sudah perang mulut di dalam toilet kamar KTV, namun berhasil dilerai karyawan lainnya.

Kasmir, salah seorang saksi mata mengaku, saat berada di depan KTV, kedua wanita muda ini terlibat perkelahian lagi. ”Langsung saya lerai,” ujar Kasmir di Polsek Batuampar.

Menurutnya, saat itu, Karen mengalami luka di bagian bibir. Sementara itu, Tika harus mendapatkan belasan jahitan setelah disayat pisau oleh teman lelakinya Karen yang ikut membantu saat perkelahian. “Informasinya, mereka berkelahi karena rebutan tamu,” sebutnya.

Melihat Tika yang terluka parah, ia langsung membawa Tika ke rumah sakit. Sementara itu, Karen yang juga terluka tidak ke rumah sakit dan malah mendatangi Polsek Batuampar membuat laporan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Batuampar AKP Andi Sopyan, membenarkan kejadian ini dan masih mendalami dan menindaklanjuti kasus tersebut. ”Kedua korban saling lapor. Kita masih dalami kasus ini,” ujarnya. (rng/bpos)

Respon Anda?

komentar