Hati-Hati Melintas di Terowongan Pelita, Ada Lubang Menganga

401
Pesona Indonesia
Sejumlah kendaraan saat melintasi terowongan Pelita. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Sejumlah kendaraan saat melintasi terowongan Pelita.
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Masyarakat Batam khususnya pengendara roda dua mesti lebih waspada saat melintasi di jalanan terowongan dari Seipanas menuju Pelita. Sebab, ada lubang dalam yang membuat banyak pengendara sepeda motor jatuh. Terutama di malam hari saat tak adanya penerangan di dalam terowongan.

Eni Ggi, warga Batam Center misalnya. Mengaku khawatir dengan kondisi jalanan di dalam terowongan Pelita tersebut. Sebab, lubang yang ada di dalam terowongan itu tak hanya besar, tapi dalam. ”Lubangnya sekitar satu meter hendak keluar terowongan dari arah Seipanas menuju Pelita. Dalam banget,” kata Eni, kepada Batam Pos.

Menurut dia, lubang besar dan dalam itu cukup mengkhawatirkan, apalagi saat melintas di malam hari. Sebab, tak adanya penerangan membuat warga harus berbentur dengan lubang itu. ”Dulu lubangnya tak sebesar dan sedalam itu. Tapi kini lubangnya sudah sangat mengkhawatirkan,” terang dara berusia 21 tahun ini.

Hal yang sama dikatakan Encip warga Pelita yang rutin melintas di jalanan tersebut. Menurutnya, jalanan berlubang itu telah membuatnya jatuh karena tak bisa mengendalikan laju sepeda motor. Apalagi, posisi jalanan itu hampir setelah penurunan dari Seipanas menuju pelita. ”Saya jatuh di sana, dan untungnya suasana sedang sepi. Kalau ada mobil di belakang pasti saya sudah digilas,” terang lelaki berusia 31 tahun ini.

Dilanjutkan Encip, kekhawatiran jalanan berlubang di terowongan itu tak hanya dirasakan dirinya. Namun, sejumlah kenalannya yang melintas dijalur tersebut, terutama kaum perempuan. ”Kalau sudah di terowongan, bawaanya pengen ngebut. Soalnya gelap takut ada begal. Karena gelap, kadang tak liat ada lubang. Semoga cepat diperbaiki,” ujar Encip. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar