Ngaku Mahir Edarkan Sabu, Tapi Tertangkap Juga di Kampung Aceh

358
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Terdakwa Abdul Halim mengaku telah berulang kali melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu, namun baru kali ini ia tertankap dan harus menjalani persidangan di PN Batam, Senin (30/11).

Akibat aksinya itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ritawati Sembiring pun menuntutnya penjara 7 tahun sesuai pelanggaran pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Dalam tuntutannya, terdakwa ditangkap ketika hendak menjual sabu seberat 1,08 gram di ruli Kampungaceh, Mukakuning, Batam.

“Atas perbuatannya itu, JPU menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama tujuh tahun dan denda Rp 1 miliar, subsider empat bulan kurungan,” ujar Ritawati saat membacakan tuntutannya.

Majelis Hakim yang diketuai Vera Yetti Simanjuntak, didampingi Syahrial dan Alvian kemudian menunda sidang dalam satu pekan guna bermusyawarah mengambil putusan.

Setelah dipenjara, akankah halim makin lihai berbisnis barang haram itu? Bisa jadi karena di sana dia akan bertemu para pakarnya atau dia akan menularkan “ilmu hitamnya” ke pelaku lain yang masih amatiran. (cr15/bpos)

Respon Anda?

komentar