Tunggu Air ATB Ngalir, Warga Saguba Mas Terpaksa Begadang

343
Pesona Indonesia
Seoarang warga membuka kran air di Perumahan PGR Sagulung, kemarin. Belakangan ini, warga Sagulung mengeluh air jarang mengalir pagi hari.   F. Ahmad Yani/ Batam Pos
Seoarang warga membuka kran air di Perumahan PGR Sagulung, kemarin. Belakangan ini, warga Sagulung mengeluh air jarang mengalir pagi hari.
F. Ahmad Yani/ Batam Pos

batampos.co.id – Air bersih dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) di Sagulung, hanya hidup pada malam hari. Akibatnya, warga kesulitan mendapatkan air pada siang hari. ”Hidupnya pukul sembilan malam, kemudian mati pukul lima pagi. Supaya dapat air, warga ada yang begadang,” ujar Yos Koto, 28, warga Ruko Saguba Mas, Blok A, Sagulung, Senin (30/11).

Yos mengaku kondisi seperti ini sudah dirasakan lebih dari setahun. ”Sejak tiga tahun tinggal di ruko, air sudah seperti ini,” kata Yos.

Sementara Rina Rusli, ibu rumah tangga warga Kavling Sagulung Baru Blok A, mengatakan, pukul 12.30 WIB air hidup dan mati pukul 15.00 WIB. Kalaupun hidup, kata Rina, volumenya kecil. ”Kalau Minggu jarang hidup,” keluh Rina.

Rina mengatakan, air mulai hidup kembali malam hari mulai pukul 21.00 WIB dan kadang sampai tengah malam. ”Kita terpaksa nunggu air malam, nampung pakai ember,” tutur Rina.

Hal serupa juga dirasakan Heri, 42, warga Perumahan PGR Sagulung. Dia mengaku di tempatnya air mulai mengalir pukul 14.00 WIB, kemudian mati pukul 15.30 WIB. ”Hidup lagi pukul 21.00 kadang pukul 00.00 WIB juga,” ujar Heri.

Heri menambahkan hari Jumat, Sabtu, dan Minggu air ATB tidak hidup sama sekali. Sementara itu, Humas ATB Batam, Iksa membantah jika air yang mengalir ke perumahan tersebut mati total di siang hari. ”Mungkin tidak semua rumah, hanya beberapa saja. Di lokasi tersebut agak tinggi. Semua yang tempat tinggalnya tinggi, kecil (mengalirnya),” ujar Iksa.

Iksa mengatakan dalam 24 jam, air mati hanya empat jam saja. Mati dua jam pada pagi dan sore hari pada jam sibuk dan jam pemakaian air memuncak. ”Jadi dalam 24 jam ada sekitar 20 jam waktu yang bisa warga manfaatkan. Ketika air mengalir ditampung, sehingga tak mempengaruhi aktivitas pelanggan,” katanya. (cr14/bpos)

Respon Anda?

komentar