Berangkatkan TKI Secara Ilegal, Bisnis Yanti Berakhir di Penjara

316
Pesona Indonesia
Yanti saat menjalani sidang putusan di PN Batam, Selasa (1/12). Foto: anggie/batampos
Yanti saat menjalani sidang putusan di PN Batam, Selasa (1/12). Foto: anggie/batampos

batampos.co.id – Mulut terdakwa Suyanti alias Yanti tampak terus mengucap doa beberapa saat sebelum majelis hakim menjatuhkan vonis atas perkara penyaluran TKI ke luar negeri secara ilegal (tidak resmi), Selasa (1/12) sore. Ia berharap hukumannya ringan.

Majelis Hakim yang dipimpin Budiman didampingi Anggota Juli Handayani dan Alvian, kemudian membacakan vonis. Yanti dipidana 2 tahun 6 bulan, lebih ringan 6 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wawan.

Selain itu, terdakwa juga dikenakan membayar denda sebesar Rp 2 miliar atau jika tidak disanggupi dapat diganti dengan kurungan penjara selama 1 bulan.

“Mengadili terdakwa karena terbukti melakukan tindak pidana menempatkan TKI ke Luar Negeri tanpa prosedur yang sah. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 102 ayat (1) huruf a UU nomor 39 tahun 2004 tentang Penempatan dan perlindungan Tenaga kerja Indonesia, telah terpenuhi,” kata Budiman membacakan amar putusan.

Putusan Majelis Hakim itu diterima Yanti. JPU Wawan juga menyatakan terima walaupun kurang dari ia tuntut.

Diketahui, Suyanti alias Yanti telah memberangkatkan dua orang TKI dari Batam dipekerjakan di Malaysia sebagai penjaga toko atau butik. Ia juga menjanjikan kepada korban mendapatkan gaji sebesar 900 Ringgit atau setara Rp 3,1 juta per 25 hari kerja. Dari masing-masing korban, ia mengaku hanya mendapatkan keuntungan Rp 200 ribu saja.

Namun usahanya merekrut atau menempatkan korban untuk bekerja di Luar Negeri tidak memiliki izin, hal itulah yang mengakibatkan dirinya harus menjalani persidangan hingga merasakan hidup di penjara.

Namun bisnis TKI ilegal Yanti belum seberapa. Di Batam ada banyak penyalur TKI ilegal yang tak tersentuh. Bahkan, pemilik bisnis tempat keluar masuknya TKI ilegal di Batam tak tersentuh meski aparat tahu lokasinya. (cr15)

Respon Anda?

komentar