Ini Dia Polisi Gadungan yang Tipu Bidan Cantik

1225
Pesona Indonesia
Jajaran Polsek Sagulung menangkap polisi bodong Aris Suseno (27) yang sudah memeras masyarakt sebanyak Rp 120 jut, Selasa (1/12). Foto: Dalil Harahap/Hatam Pos
Jajaran Polsek Sagulung menangkap polisi bodong Aris Suseno (27) yang sudah memeras masyarakt sebanyak Rp 120 juta, Selasa (1/12). Foto: Dalil Harahap/Hatam Pos

batampos.co.id – Ari Suseno, 27, diamankan di Mapolsek Sagulung lantaran melakukan tindakan penipuan. Ia mengaku anggota polisi berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) terhadap salah seorang bidan di bilangan Batuaji.

Pria yang sebenarnya menganggur tersebut mengatakan, tak pernah mengaku sebagai polisi pada korban yang berinisial Ar,22, yang dipacarinya sejak beberapa waktu terakhir. Menurutnya, korban terperdaya saat melihat fotonya berpakaian seragam polisi pada handphonenya.

“Awalnya gak ngaku sama dia, dia percaya karena lihat foto di handphoneku yang pakai seragam (polisi). Saya hanya ngaku polisi pada keluarga,” kata pria keturunan Jawa-Pekanbaru tersebut saat ekspos, Selasa (1/12) sore.

Memanfaatkan keadaan, dia lantas memacari korban hingga suatu saat dia mengatakan pada korban bahwa dirinya butuh uang untuk keperluan pengobatan keluarga di Pekanbaru. Fantastis, jumlah uang yang didapatnya dari korban senilai Rp 142 juta.

“Saya bilang karena keluarga sakit. Dan dia kirim beberapa kali uang itu, gak sekalian,” ujarnya. Padahal uang tersebut digunakan Ari untuk menebus rumahnya di Pekanbaru yang menurutnya digadai lantaran ayahnya pernah dioperasi.

Lanjut pria yang ngekos di bilangan Legenda Malaka ini,  seragam kepolisian dibelinya lengkap sewaktu dirinya di Pekanbaru. “Semuanya lengkap, baju, sepatu juga. Beli di Pekanbaru,” tambahnya.

Kata Ari, keinginannya menjadi anggota polisi memang sudah cita-citanya sejak lama, untuk itu dia pernah tes di Bintara dan masuk Akademi Kepolisian (Akpol), namun gagal. Sejak 2012 gagal dari Akpol itulah dirinya mengaku polisi pada keluarga. Pernah, saat pulang kampung dia sengaja memakai seragam polisi.

“Aku pakainya di sana (Pekanbaru, red).  Itu cuma sekali saat pulang kampung,” katanya dengan wajah tertunduk, dia mengaku menyesal dengan tindakannya tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Sagulung, AKP Chrisman Panjaitan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya kini pihaknya sedang melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut, pelaku sendiri ditangkap Senin (30/12) malam.

“Sudah diamankan dan dalam proses pengembangan. Pelaku dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan anacaman hukuman penjara empat tahun,” kata Chrisman. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar