Ketua DPRD Batam: Bazar Sembako Harusnya Setelah Pilwako

443
Pesona Indonesia
Nurysnto, Ketua DPRD Batam. Foto: dok DPRD Batam
Nurysnto, Ketua DPRD Batam. Foto: dok DPRD Batam

batampos.co.id – Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto menganggap program bazar sembako murah Bagian Ekonomi Sekretariat DPRD Kota Batam menyalahi ketentuan.  Harusnya didistribusikan setelah Pemilihan Umum (Pemilu), malah dijadwalkan selama tahapan pemilu.

“Kita (DPRD) akan mengirim surat dan mengingatkan Pemerintah. Supaya bijak dan komitmen dengan kesepakatan,” ancam Nuryanto ketika menggelar konprensi pers, Selasa (1/12).

Nuryanto mengatakan, dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2015, bazar sembako alot dibahas di Badan Anggaran (Banggar). Karena mayoritas Banggar setuju, program tersebut akhirnya dimasukan di APBD-P.

Dengan catatan, program senilai Rp3 Miliar itu dilaksanakan setelah Pemilu. “Agar tidak disalahgunakan, lepas dari kepentingan politik,” kata Nuryanto di dampingi Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Yudi Kurnain, sekretaris Komisi II Rekaveny, serta anggota Komisi II  Budi Mardianto.

Program tersebut, lanjut Nuryanto juga menjadi catatan Penjabat Gubernur Kepri, Agung Mulyana. Selain mengingatkan kembali waktu pelaksanaan, anggarannya juga dirasionalisasi. “Kalau gak salah, setengah anggarannya dipangkas,” beber Nuryanto.

Nuryanto mengaku kaget, mendpatkan undangan dari Pemko Batam terkait pendistribusian bazar sembako murah di seluruh Kecamatan di Kota Batam, mulai Senin hingga Minggu mendatang (1-6/12).

“Kalau sepert ini bukan indikasi lagi, ini  menjadi ajang kepentingan politik dominan,” tudingnya.

Budi Mardianto menjelaskan, kecurigaan tumpangan politik dalam program pemerintah jelas adanya. “Dilakukan saat tahapan kampenye, diakhiri di hari tenang,” kata Budi. Budi menganggap Pemko tak komitmen serta mengngkangi kesepakatan yang sudah dibuat bersama Pemko dan DPRD. (hgt)

Respon Anda?

komentar