Polisi Menyebut Ada Bom Molotov Ditemukan di Empat Lokasi di Batam

419
Pesona Indonesia
Pasukan Gegana Polda Kepri melakukan olah TKP di salah satu tempat penemuan yang oleh polisi disebut bom molotov, Selasa (1/12). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Pasukan Gegana Polda Kepri melakukan olah TKP di salah satu tempat penemuan yang oleh polisi disebut bom molotov, Selasa (1/12). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Jelang pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang, situasi keamanan di Batam sedikit terganggu. Senin (30/11) lalu, polisi menyebut mereka menemukan sejumlah bom molotov di empat lokasi berbeda.

Seorang perwira Polda Kepri merinci, pihaknya menemukan lima bom molotov di halaman parkir hotel bintang empat di Jodoh pukul 03.00 dini hari. Kemudian pada Senin (30/11) malam, polisi kembali menemukan empat bom molotov di kawasan Batam Centre.

“Yang di Batamcenter itu ditemukan sekitar pukul 23.00 WIB,” katanya.

Sayangnya, perwira itu ini masih merahasiakan dua lokasi lainnya. Yang jelas, kata dia, dalam sehari itu polisi menemukan bom molotov di empat lokasi.

Meski ditemukan di tempat yang berbeda, bom molotov ini memilki ciri dan bentuk yang sama. Bom tersebut sama-sama dikemas menggunakan bekas botol minuman dengan merek yang sama.

Isinya juga sama, yakni bensin dan karbit. Selain itu, bom molotov itu juga sama-sama dimasukkan dalam kantong plastik.

Kata dia, seluruh bom molotov itu sudah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. “Sudah kami serahkan ke Polda,” ujarnya singkat.

Bom molotov yang ditemukan di Batamcenter pertama kali diketahui oleh seorang satpam bernama Heru. Awalnya, Heru mengira plastik warna hitam itu merupakan sampah.

Namun saat akan dibuang, ternyata plastik tersebut berisi empat botol dengan bensin di dalamnya. Keempat botol tersebut juga dilengkapi dengan sumbu. Heru langsung melaporkan penemuan bom molotov tersebut ke polisi.

Tak lama kemudian, Unit Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Kepri tiba di lokasi dan langsung melakukan sterilisasi.

Sementara lima bom molotov di hotel bintang empat di Jodoh ditemukan di parkiran hotel tersebut. Penemuan di hotel ini berawal dari kecurigaan sekuriti yang melihat gerak-gerik mencurigakan seorang pria dari monitor rekaman CCTv hotel.

“Pria itu terlihat meletakkan sesuatu di parkiran,” katanya.

Menanggapi penemuan bom molotov ini, Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono mengatakan ini merupakan ulah oknum yang sengaja ingin mengacaukan situasi keamanan jelang pilkada.

“Ini merupakan tindakan orang yang menginginkan Provinsi Kepri terkesan tidak aman,” kata Hartono, Selasa (1/12).

Namun Hartono meminta masyarakat tidak terpancing dengan hal itu. Sebab pihaknya menjamin pelaksanaan pilkada serentak di Kepri akan berjalan dengan aman, sehingga masyarakat bisa bebas dan tenang saat menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember nanti.

“Saya imbau masyarakat jangan terpengaruh dengan hal-hal seperti itu,” tegasnya.

Hartono menjelaskan untuk menjamin kemanan dan kenyamanan tersebut, pihaknya tetap melakukan patroli. Selain itu, ia meminta masyarakat untu terus memberikan kontribusi dalam mewujudkan situasi kondusif.

“Bila dijumpai adanya hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan, diharapkan bisa memberikan informasi atau melaporkan pada kantor polisi terdekat,” pintanya. (ska/opi)

Respon Anda?

komentar