Bawa Kabur Anak Dibawah Umur, Safarudin Ditangkap Polisi

319
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Safarudin, 21, warga Kampung Bakau Serip, Kecamatan Nongsa, Batam harus berurusan dengan polisi lantaran membawa kabur pacarnya, DA,16, yang masih dibawa umur. Selama pelariannya, Safarudin mengaku telah menyetubi DA hingga beberapa kali dan berjanji akan bertanggungjawab.

Safarudin dibekuk polisi setelah adanya laporang orangtua DA yang melapor telah kehilangan anaknya. Hal itu disampaikan Wakasat Reskrim Polresta Barelang AKP Dasta Analis. Menurutnya, peristiwa itu berawal ketika DA diusir dari rumah oleh orangtuanya. Ia yang bingung lalu meminta tersangka menjemputnya.

“Setelah dijemput, kemudia DA ditempatkan di sebuah rumah di kampung Batubesar, Nongsa,” kata Dasta.

Di hadapan penyidik, Safarudin mengaku melakukan hubungan tersebut tanpa paksaan dan atas dasar dasar suka sama suka . Tersangka mengajak DA berhubungan dengan iming-iming ingin menikahi. Namun, sebelum niat itu terlaksana, pria yang tidak memiliki pekerjaan ini sudah dipolisikan orangtua DA.

“Hubungan kami tak direstui orang tua DA. Kami saling mencintai dan sama-sama berjanji melanjutkan di jenjang pernikahan,” ungkap Safarudin, saat berada di Mapolresta Barelang, Jumat (4/12).

Atas perbuatannya ini, tersangka dijerat Pasal 81 nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2012 tentang perlindungan anak dugaan persetubuhan anak dibawah umur dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
“Korban masih dibawah umur dan berstatus pelajar,” kata Dasta. (rng/bpos)

Respon Anda?

komentar