Bawa Kabur Anak Bawah Umur, Pria Ini Masuk Bui

384
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Safarudin, 21, warga Kampung Bakau Serip, Kecamatan Nongsa, Batam nekat melarikan DA, yang tak lain pacarnya sendiri yang masih dibawah umur. Selama pelariannya, pelaku juga menyetubuhi korban hingga beberapa kali dengan iming-iming akan bertanggungjawab.

Tak terima dengan perlakuan pelaku, kedua orangtua DA melapor ke polisi. Hanya hitungan jam, kedua pasangan sejoli ini berhasil ditemukan anggota kepolisian. “Pelaku ditangkap setelah adanya laporan orangtua korban,” kata Wakasat Reskrim Polresta Barelang AKP Dasta Analis.

Peristiwa itu berawal ketika DA diusir dari rumah oleh orangtuanya. Ia yang bingung lalu meminta pelaku menjemputnya. Tanpa sepengetahuan orangtua korban, pelaku membawa DA ke sebuah rumah di kawasan Batubesar. Di sanalah ia mulai meminta korban berhubungan suami istri.

“Daripada dipisah-pisahin terus, lebih baik berhubungan saja,” ujar Dasta menirukan kata pelaku saat membujuk korban.

Terpengaruh rayuan pelaku, akhirnya korban DA  yang juga masih berstatus sebagai pelajar SMA di salah satu sekolah di Batam mulai terpengaruh. Ia pun rela menyerahkan keperawanannya kepada pria yang baru dikenalnya beberapa bulan lalu.

Atas perbuatannya ini, tersangka dijerat Pasal 81 nomor 35 tahun 2014  tentang perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2012 tentang perlindungan anak persetubuhan anak dibawah umur ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. “Korban masih berstatus pelajar,” kata Dasta.

Dihadapan polisi pun, pelaku tidak dapat mengelak dan mengakui telah menyetubuhi korban. Namun, ia beralasan perbuatan tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka dan tanpa paksaan. “Kami saling mencintai Hubungan kami tidak direstui orang tua dia (korban-red),” ujarnya.

Niat menikahi DA pun pupus. Kini Safarudin harus merasakan dinginnya jeruji besi. Ia terjerat pasal persetubuhan anak dibawah umur. (rng/bpos)

Respon Anda?

komentar