Ini Solusi untuk Galangan Kapal atau Industri yang Butuh Listrik Jangka Tertentu

510
Pesona Indonesia
GM, Mnager, Corporate seta pegawai PLN usai pemasangan portable di PT Siemen Batuampar. Foto: istimewa
Petinggi dan pegawai PLN Batam usai pemasangan gardu listrik berjalan di PT Siemen Batuampar. Foto: istimewa

batampos.co.id – PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam memperkenalkan produk barunya di dunia kelistrikan, yakni portable medium voltage (gardu listrik berjalan). Mudah, murah, sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Produk teranyar anak perusahan PT PLN Persero ini bisa menjadi solusi industri galangan kapal (shipyard), drydock, maupun offshore yang bersifat sementara atau langganan terbatas.

“Pelanggan tinggal menikmati listrik,  tanpa harus mengeluarkan biaya pemasangan, atau jaringan. Tinggal colok saja,” ungkap General Manager (GM)  Service Bisnis Unit PLN Batam, Buyung Abdul Jalal, Minggu (6/12).

Buyung menjelaskan produk tersebut dikembangkan seiring dengan banyaknya permintaan dari pelanggan bright PLN Batam. Terutama industri yang memiliki kontrak atau proyek terbatas yang belum terlayani jaringan listrik.

Saat ini lanjut Buyung, kebutuhan listrik di industri galangan kapal atau oil and gas umumnya masih menggunakan mesin diesel. “Padahal biayanya sangat tinggi,” ujarnya.

Karena menggunakan listrik juga bukan pilihan, membutuhkan biaya yang besar. Perlu investasi gardu, dan biaya pemasangan yang dianggap tidak sepadan. “Apalagi proyek yang mereka terima jangka waktunya terbatas,” ungkapnya lagi.

Kesulitan para pelaku industri dengan proyek terbatas itu kini sudah bisa dijawab PLN. Pelanggan dibebaskan biaya pemasangan maupun biaya gardu. “Bebas biaya investasi, cukuf pembayaran pemakaian (bulanan),” ucapnya Manager Corporate Costumer PLN Batam, Boimin.

Menurutnya Portable Medium Voltage sangat praktis dan ekonomis. “Serta ramah lingkungan,” ujar pria berkacamata ini.

Dengan alat sebesar 3×4 meter itu,  pelanggan bisa menggunakan daya listrik minimal 240 KVA (Kilo Volt Amphere). Serta daya maksimal sesuai dengan kebutuhan industri.  “Minimal kontrak tiga bulan,” ucapnya.

Produk tersebut tambah Manager Suport PLN Batam, Muarifianto sudah diaplikasikan di PT Siemens, Batuampar. “Dengan kapasitas sebesar 400 KVA,” katanya.

Keandalan listriknya tak jauh berbeda dengan jaringan yang dinikmati mayarakat Batam pada umumnya. Bedanya industri bisa mendapatkan listrik dengan cara mudah, murah, serta ekonomis.

Muarifianto berharap produk yang ditawarkan PLN Batam itu bisa membantu pertumbuhan industri di Batam. Sehingga industri di Batam terus berkembang dan berdaya saing. “Baik kualitas maupun harga,” ungkapnya. (hgt)

Respon Anda?

komentar