Tim SAH Optimis Menang

412
Pesona Indonesia
Sirra Prayuna Ketua Tim Hukum Pilkada DPP PDI P didampingi Anggota DPR RI Dwi Ria Latifah dan Calon Gubernur kepri Soerya Respationo memberikan keterangan di Perumahan Duta Mas, Batam Centre, Rabu (9/12). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Sirra Prayuna Ketua Tim Hukum Pilkada DPP PDI P didampingi Anggota DPR RI Dwi Ria Latifah dan Calon Gubernur kepri Soerya Respationo memberikan keterangan di Perumahan Duta Mas, Batam Centre, Rabu (9/12).
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Meskipun berbagai lembaga survei memenangkan pasangan Calon Gubernur (Cagub) nomor urut satu, Sani-Nurdin (Sanur). Tim Pemenangan nomor urut dua, Soerya Respationo-Ansar Ahmad (SAH) optimis menang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) saat ini. “Kami masih optimis (menang). Real count terus berjalan, hasilnya makin bagus,” ungkap Ketua Tim Hukum Pilkada Nasional DPP PDI Perjuangan, Sirra Prayuna saat menggelar Konprensi Pers di Rumah Soerya Respationo, Dutamas, Rabu (9/12).

Namun belum seluruh laporan saksi masuk, beberapa pulau di Provinsi Kepri menurut Sirra belum terupdate. “Mengumpulkan suara dari pulau itu tak gampang,” ungkap Sirra didampingi Anggota DPR-RI dari PDI Perjuangan Dwi Ria Latifa, Soerya Respationo.

Hanya saja Sirra menolak untuk membeberkan data sementara hasil penghitungan suara saksi di internal tim SAH. “Bukan kapasitas saya untuk menjawab, ada BSPN (Badan Saksi Pemilu Nasional),” ungkap Sirra lagi.

Ditanya mengenai quick count lembaga survei yang memenangkan nomor urut satu. “Qiuck count yang mana dulu. Saya tak perlu menilai itu, kalian nilai sendiri ajalah,” katanya lagi.

Seperti halnya hasil survei TV Nasional, kalau benar berada di lapangan, menurut Sirra harusnya terjadi perubahan setiap waktu. “Kalau tak ada pergeseran, berarti tak bekerja. Masa sampai sekarang masih nol persen,” katanya.

Namun dirinya tak mau menghukum dengan memberikan tanggapan atas hasil survei itu. “Kita uji netralitasnya, termasuk netralitas teman-teman media,” ungkapnya. (hgt/bpos)

Respon Anda?

komentar