Di Batam hanya 4 Pelanggaran Pemilu

352
Pesona Indonesia
Kombes Asep Safrudin, Kapolresta Barelang. Foto: johanes saragih/batampos
Kombes Asep Safrudin, Kapolresta Barelang. Foto: johanes saragih/batampos

batampos.co.id – Empat pelanggaran sempat terjadi selama masa pencoblosan dan penghitungan suara di Batam. Dua diantaranya masuk ke dalam tindak pidana pemilu yang akan menjalani proses hukum pidana.

Menurut informasi, kedua pelanggaran itu terjadi di daerah Batamkota dan Sagulung. Yakni terjadinya pengeroyokan saat pencoblosan di satu TPS kawasan Duta Mas serta praktek “money politic” di Sagulung.

Kapolres Barelang Kombes Asep Safrudin membenarkan adanya empat pelanggaran selama proses pencoblosan dan rekapitulasi.

“Ada empat pelanggaran yang terjadi, namun yang mengarah pada tindak pidana pemilu baru dua. Namun saya tidak memegang data apa saja pelanggaran tersebut,” kata Asep di lobi Polresta Barelang.

Menurut dia, dua pelanggaran itu masih diproses di Panwaslu dan belum diserahkan ke polisi. “Belum diserahkan, kita baru menerima laporan,” ujar Asep.

Masih kata Asep, sampai saat ini proses Pilkada masih berlangsung aman dan belum terindikasi adanya kericuhan. Meski begitu, pihaknya tetap melakukan pengawalan keamanan hingga proses pelantikan calon Walikota dan Wakil Walikota.

“Ada satu pleton polisi Sabara yang dibantu aparat TNI dan Satpol PP Batam. Kita masih terus siaga di setiap tahapan,” jelas Asep.

Ketua Panwaslu Batam, Suryadi Prabu, mengatakan beberapa temuan pelanggaran belum bisa ditindak. Sebab pihaknya masih melengkapi bukti-bukti sebelum diproses.

“Masih proses melengkapi bukti,” kata dia.

Menurut dia, empat laporan pelanggaran yang diterima, seperti di Tanjungkibing, batuaji dan di Tiban Kampung terjadi dugaan manipulasi suara dan kita rekomendasikan untuk pemungutan suara ulang.

“Sedangkan yang mengarah pada pidana kejadiannya di Dua Mas dan Sagulung, tapi belum bisa disimpulkan karena masih dalam proses,” pungkasnya. (she)

Baca Juga: Hitung KPU di Karimun Final: Sani-Nurdin Menang Telak

Respon Anda?

komentar