Kejuaraan Buggy Night Race Menyatukan Penghobi RC Buggy

Diikuti Peserta dari Malaysia dan Singapura

552
RC Buggy terlihat jumping diatas lintasan balap, ada yang mendarat dengan baik, ada pula yang terbalik akibat tidak stabil saat mendarat. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos
RC Buggy terlihat jumping diatas lintasan balap, ada yang mendarat dengan baik, ada pula yang terbalik akibat tidak stabil saat mendarat.
Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos.co.id – Permainan mobil remote control bukan hanya digemari oleh anak-anak. Orang dewasa pun dapat dengan asik menikmati permainan mahal ini. Buktinya ada 35 peserta dewasa dari Medan, Jakarta, Pekanbaru, Aceh, Batam, Tanjungpinang, Malaysia dan Singapura turun mengikuti kejuaraan Buggy Night Race yang diadakan Batam Radio Control Community (BRCC) di Track Golden Prawn, Bengkong Laut, Sabtu (12/12).

Para peserta tersebut tampak asik dan serius menyaksikan laju mobil-mobilan yang mereka kendalikan dengan remote control. Mobil-mobilan dengan bobot tidak boleh kurang dari 3,2 kilogram dan dengan panjang sekitar 30 cm ini nampak melaju gesit di lintasan dengan trek tanah merah. Sesekali mobil mini itu melompat di gundukan lintasan yang dirancang mirip jalur motocross.

“Ini merupakan kegiatan yang ketiga yang diadakan oleh BRCC, sebelumnya kami sudah menggelar acara Opening Buggy 1/8 Race Offroad, lalu Independence Race, kemudian Buggy Night Race. Untuk hadiahnya berupa tropi dan uang pembinaan,” ujar Ameng ketua panitia acara.

Ameng mengatakan, untuk kejuaraan Buggy Night Race, panitia membagikan tiga kelas, untuk kelas A waktunya 60 menit, kelas B 30 menit, kemudian untuk kelas C 20 menit.

“Sebenarnya dari kegiatan yang kami adakan ini lebih daripada untuk merangkul teman-teman sesama penghobi mobil rc, biar tambah kawan dan wawasan. Sedangkan untuk kejuaraan ini ada tiga kelas yang kami bagi. Untuk acaranya kita laksanakan sampai malam, ditutup dengan pembagian tropi kepada pemenang dan menyalakan kembang api oleh Sunfirework, ” ujar Ameng

Sementara itu Arief Wijaya Kusuma peserta Buggy Night Race dari Batam mengaku tertarik dengan permainan ini karena ia sangat menyukai olahraga dengan kecepatan dan kecekatan. “Dari permainan ini kita harus fokus, konsentrasi juga harus cekatan makanya saya suka permainan ini. Sangat menantang dan memacu adrenalin. Disini juga jadi tambah teman,” kata pria yang akrab disapa Ki Rogo Sejati itu sambil mengotak-ngatik mobil mininya.

Selain itu, lanjut Ki Rogo Sejati, para peserta memang tak hanya diwajibkan mampu mengarahkan mobil, tapi juga harus dapat menciptakan mobil yang seimbang dan cepat. “Kecepatan mobil remote control berbahan bakar metanol ini maksimal dapat lari dengan kecepatan 80 kilometer per jam di medan rata,” katanya.

“Bagi mobil yang sudah dimodifikasi dengan baik dan dirancang untuk kompetisi, bahkan bisa melaju dengan kecepatan sampai 125 km per jam,” kata pria berambut gondrong ini lagi.

Ki Rogo Sejati mengaku, harga mobil mini yang digerakkan dengan bahan bakar metanol ini menurutnya cukup bervariasi, mulai dari Rp 4 juta bahkan ada yang sampai Rp 40 juta.

“Tergantung merk dan produksi negara. Tingginya harga mobil biasanya setelah dimodifikasi. Mulai dari ban, body, bahkan bautnya pun ada kelas masing-masing. Maka jangan heran kalau harganya bisa setara mobil sungguhan,” ujar pria yang sudah menghabiskan Rp 40 juta untuk mobil mininya itu. (iwa)

Respon Anda?

komentar