Sampah Tutupi Jalan ke Sejumlah Perumahan

426
Pesona Indonesia
Tumpukan sampah tutupi jalan ke sejumlah perumahan di Kelurahan Buliang. foto: Alfian/batampos
Tumpukan sampah tutupi jalan ke sejumlah perumahan di Kelurahan Buliang. foto: Alfian/batampos

batampos.co.id – Tumpukan sampah menutupi jalan raya menuju sejumlah perumahan di kelurahan Buliang, Batuaji. Sampah ini sudah menumpuk di sana sekitar sebulan. Selain mempersempit jalan raya, juga menimbulkan bau busuk. Lalat pun banyak beterbangan ke perumahan.

“Itu sudah ada sebulan tak diangkut. Kita berharap itu untuk segera diangkat,” kata G Siallagan, Ketua RW 30, Perumahan Aster Raya, Kelurahan Buliang.

Meski menurut G Siallagan, bahwa dinas kebersihan dan pertamanan sudah berapa kali angkut sampah dari sana, tetapi sampah rumah tangga milik warga banyak yang dibuang ke sana. Namun menurutnya, itu bukan dari perumahan Aster Raya.

“Itu bisa saja dari perumahan lain yang dibuang ke sana. Kalau di perumahan kita, sampah di tong sampah rutin diangkut,” katanya.

Ia menuding bahwa banyaknya sampah dibuang ke pinggir jalan itu, karena sebelumnya dinas kebersihan pernah meletakkan bin contaner sebagai Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sana.

“Jadi ada warga yang berpikir, di sana itu TPS. Kami minta janganlah dibuang di sana, apalagi sampai menutupi jalan,” katanya.

Kevin, warga lainnya juga berharap dinas kebersihan dan pertamanan untuk mengangkut sampah di sana. Sebab keberadaan sampah di sana selain menutup jalan, juga sangat berbahaya bagi kesehatan warga.

“Lalat banyak ke perumahan warga. Itu bisa menyebabkan diare. Itu sudah sebulan tak diangkut. Kami minta itu agar diangkut,” katanya.

Selain perumahan Aster Raya, ada beberapa perumahan lain yang melalui tumpukan sampah tersebut seperti Perumahan Gurindam Raya, Perumahan Bukit Sakinah, dan beberapa perumahan lain.

Suleman Nababan, Kepala dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam mengatakan akan segera mengangkut sampah tersebut. Seperti yang dilakukan selama ini di sana. Tetapi ia meminta kepada semua warga untuk tidak buang sampah sembarangan di sana.

“Janganlah dibuang di sana. Menurut saya, tempat sampah di masing-masing keluarga ada. Dan kita rutin kok melakukan pengangkutan,” katanya. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar