Mengais Rejeki dari Banjir

283
Pesona Indonesia
Yogi dan Randes membantu pengendara sepeda motor dengan mendorong sepeda motornya yang mogok  akibat banjir. Foto: Ahmad Yani/ Batam Pos
Yogi dan Randes membantu pengendara sepeda motor dengan mendorong sepeda motornya yang mogok akibat banjir.
Foto: Ahmad Yani/ Batam Pos

batampos.co.id – Hujan deras yang mengguyur Batam, Minggu (13/12) menyisakan banjir. Walau kerap tak diharapkan keadaan tersebut menjadi kesempatan sebagian orang untuk mengais rupiah.

Seperti yang dilakukan Yogi,9, setiap banjir yang terjadi di antara perumahan Devin Premier Sekupang atau Perumahan Kotamas dengan Kawasan Bintang Industri II Batuaji, dia bersama temannya membantu jika ada kendaraan yang mogok. “Main-main ke sini, bantu orang,” kata Yogi, malu-malu.

Menurut siswa kelas III SDN Batuaji, dia bersama rekan-rekannya tak mematok harga karena membantu pengguna jalan yang mogok kendaraannya tersebut. “Kalau gak dikasih gak apa-apa,” katanya lagi. Maka dari itu dia memilih menggeleng kala wartawan koran ini menanyakan jumlah yang didapatkannya sekali banjir.

Anaknya yang lain, Randes, mengatakan juga mengakui hal yang sama. Menurut bocah yang masih duduk di bangku kelas IV SDN yang sama dengan Yogi ini, membantu mendorong kendaraan yang mogok dilakukannya untuk menambah uang jajan. “Kalau ada buat jajan,” ujarnya.

Sejatinya, banjir di wilayah tersebut sering terjadi jika hujan turun. Tak heran jika banyak pengguna jalan yang mengeluh.”Kalau hujan, pasti banjir di sini. Bosan juga sih,” ucap salah satu pengguna jalan, Antonius kepada Batam Pos.

Menurut pria yang kendaraannya mogok ini, pihak terkait harus cepat mengatasi banjir tersebut, lantaran dapat menganggu aktivitas warga.

“Mau cepat jadi lambat kalau begini, dari dulu tetap kayak gini (banjir, red), sampai selutut,” katanya. Tidak hanya Antonius yang kendaraannya mogok, beberapa kendaraan lain juga mogok.

Pantauan Batam Pos, karena banjir tersebut tak sedikit yang memilih untuk memutar balik kendaraannya, juga sebagian ada yang nekat menerobos, ada yang berhasil namun ada juga yang mogok. “Pulang saja, takut mogok,” kata pengendara perempuan sambil berlalu.

Tidak hanya di tempat tersebut yang mengalami banjir, di depan Komplek Ruko Marina Central, depan perumahan Jupiter dan yang juga parah yakni di depan SPBU Simpang Basecamp Batuaji. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar