TNI Kawal Hasil Pilgub Kepri, Danrem 033 WP: Ini Sesuai Arahan Presiden

568
Pesona Indonesia
Komandan Korem 033/Wira Pratama (WP) Kolonel Inf Madsuni (depan), saat tiba di markasnya di Senggarang, Kepri. Foto: Istimewa
Komandan Korem 033/Wira Pratama (WP) Brigjen TNI Madsuni (depan) di markasnya di Senggarang, Kepri. Foto: Istimewa

batampos.co.id – Siapapun tidak boleh mengganggu proses lanjutan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya pemilihan gubernur. Apalagi jika berupaya melakukan kecurangan terhadap hasil pencoblosan karena akan berhadapan langsung dengan aparat gabungan, baik kepolisian maupun Tentara Nasional Indonesia (TNI).

TNI bertekad terus mengawal proses penghitungan suara Pilkada di Kepri, meski ada beberapa pihak tidak suka dan mengkritik. Hal itu dibuktikan dengan penempatan anggota di setiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), pengawalan pada saat pengembalian kotak yang bersisi surat suara, hingga pengamanan kantor KPU Batam.

Pengawalan itu akan terus dilakukan hingga tahapan pilkada selesai, mulai tingkat kota hingga Provinsi Kepri.

Komandan Korem 033 Wira Pratama (WP) Tanjungpinang, Brigjen TNI Madsuni melalui Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 033 WP Tanjungpinang Mayor A Sipahutar menegaskan langkah pengamanan ini sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo.

“Biar tak dimanfaatkan orang-orang yang tak bertanggung jawab,” kata Sipahutar, Minggu (13/12).

Sipahutar menjelaskan, dalam Rakornas persiapan pilkada serentak di Jakarta pada 12 November lalu, Presiden menginstruksikan kepada pimpinan TNI-Polri, kepala derah, Bawaslu, Panwaslu, Kejati, Kejari, dan kementerian serta lembaga terkait yang intinya meminta seluruh jajaran aparat keamanan untuk siap siaga mengamankan penyelenggaraan pilkada serentak 2015.

“TNI sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan koridor yang ada. Masyarakat sangat mengapresiasi sinergitas pengamanan yang dilaksanakan TNI-Polri dan aparat terkait,” kata Sipahutar.

Sehingga, lanjut dia, pelaksanaan pilkada di Kepri berjalan kondusif, aman, dan damai. “Kalau ada kecurangan di lapangan, aparat TNI sudah melakukan prosedur dengan melaporkan ke Panwaslu,” imbuhnya. (osias/bpos)

Baca Juga:
> Pencegahan Dugaan Politik Uang Oleh Kodim 0316 Batam Sesuai Prosedur
> Cagub Soerya Bantah Ada Politik Uang
> Anggota Kodim 0316 Tangkap Kader Partai yang Lakukan Serangan Fajar

Respon Anda?

komentar