BTP Gelar Kuliah Umum Kepariwisataan

427
Pesona Indonesia
Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan, Profesor Ahman Sya meninjau BPT di Sekupang yang didampingi pemilik BTP Asman Abnur. Senin (14/12).  Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan, Profesor Ahman Sya meninjau BPT di Sekupang yang didampingi pemilik BTP Asman Abnur. Senin (14/12).
Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dalam upaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan siap bersaing, Kampus Batam Tourism Polytecnic (BTP) menggelar kuliah umum dengan tema ”Kebijakan Pengembangan Sektor Pariwisata dalam Lima Tahun Kedepan” bersama Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan, Profesor Ahman Sya di gedung perkuliahan lantai dua kampus BTP Tibanayu, Senin (14/12) siang.

Dalam kuliah umum yang dihadiri seluruh mahasiswa BTP, Ahman menjelaskan pariwisata merupakan penyumbang ketiga terbesar di Indonesia selain pertambangan, migas, dan sektor industri. Melalui program pengembangan sektor pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah, berharap BTP bisa menjawab tantangan yang akan mucul dalam lima tahun kedepan.

”Lulusan BTP harus berkualitas, dan memiliki skill menengah ke atas (middle up), sehingga bisa bersaing dan bekerja di luar negeri,” jelas Ahman.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam mengembangkan sektor pariwisata di seluruh Indonesia, salah satunya tahun 2016 pemerintah akan menggelar pertemuan siswa SMK Pariwisata se-Indonesia yang akan dilaksanakan di Batam. Selain itu, pemerintah juga telah melakukan sertifikasi terhadap 17.500 pekerja selama tahun 2015, dan akan menargetkan sebanyak 35 ribu SDM di bidang pariwisata pertahunnya memiliki sertifikasi. ”Ini merupakan langkah dalam memajukan sektor pariwisata,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur BTP, M. Nur A Nasution, mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan dari Ahman Sya. ”Senang sekali atas kunjungan beliau,” kata Nur.

Ia mengharapkan setelah mengikuti kuliah umum, bisa memacu semangat mahasiswa BPT untuk menjadi lulusan yang siap bersaing, bisa bekerja di luar negeri, dan kembali ke Indonesia menjadi pengusaha yang sukses. Sehingga bisa menciptakan usaha serta lapangan kerja di Indonesia.

BTP merupakan tempat untuk mencetak tenaga ahli yang memiliki standar sebanding dengan Asian Tourism Forum (ATF). “Lulusan BTP harus bekerja, dan bersaing dengan negara tetangga, jangan takut asal kita memliki kualitas,” tutupnya. (cr17/bpos)

Respon Anda?

komentar