Jelang Natal, Harga Bahan Pokok Terus Naik

372
Pesona Indonesia
Warga saat membeli ayam di Pasar Fanindo Tanjunguncang, Batuaji. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Warga saat membeli ayam di Pasar Fanindo Tanjunguncang, Batuaji.
Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2016, harga-harga bahan kebutuhan pokok terus merangkak naik. Di Pasar Fanindo, Batuaji, misalnya, harga daging ayam masih tinggi. ”Harga ayam naik karena kan Natal sebentar lagi,” kata salah satu pedagang, Adi Pranoto, Senin (14/12).

Menurutnya, kenaikan harga masih diperkirakan berlanjut hingga awal tahun 2016. Namun, kenaikan tersebut tidak sesignifikan saat Natal atau Lebaran. ”Pasti naik sampai tahun baru, tapi gak separah Natal dan Lebaran,” katanya lagi.

Menurutnya, harga ayam es kini tembus Rp 30 ribu perkilo, padahal beberapa waktu yang lalu hanya Rp 26 ribu. Begitu juga harga ayam segar yang kini tembus Rp 35 ribu perkilo dari harga Rp 28 ribu per kg. ”Kenaikannya gak langsung, tapi berangsur-angsur dari dulu,” jelas Adi.

Adi mengaku tidak tahu penyebab harga ayam naik. Namun, kata dia, kenaikan harga sudah terjadi mulai dari kandang maupun tauke. ”Gak tahu juga (naik, red) tapi dari kandang maupun tauke besar sudah naikpun,” ujarnya.

Sementara itu, harga komoditi lain juga masih tinggi, seperti yang diungkap pedagang lain yakni Puji Marinta Sitepu. Kata Puji, kenaikan harga-harga tersebut bertahap, misalnya saja cabai merah kini Rp 38 ribu per kg, cabe hijau Rp 34 ribu per kg, serta cabe rawit Rp 32 per kg. ”Naiknya juga bertahap. Bawang Jawa saja dulu Rp 24 ribu per kg, sekarang Rp 38 ribu. Kalau bawang putih tetap, Rp 26 ribu per kg,” ucap Puji.

Sementara harga sayur, masih stabil. Seperti Kankung Rp 7 ribu per kg, Sawi Rp 10 ribu per kg, serta Bayam Rp 9 ribu per kg. ”Kalau tomat malah naik Rp 2 ribu, dari Rp 14 ribu naik menjadi Rp16 ribu per kg,” kata Puji.

Kenaikan harga, menurutnya, memang tidak bisa diduga, hal tersebut dikarenakan bahan pokok untuk Batam didatangkan dari luar Batam.

Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi di Pasar Basah SP Plaza, Sagulung. Sejumlah harga kebutuhan pokok, seperti cabai merah terus mengalami kenaikan. Saat ini, harga cabai mencapai Rp 45 ribu per kg, naik hingga Rp7 ribu per kg, Senin (14/12).

Asron, salah satu pedagang di Pasar SP Plaza mengatakan, awalnya harga cabai merah hanya Rp 38 ribu per kg, kini naik menjadi Rp 39 ribu per kg, kemudian naik lagi menjadi Rp 42 ribu per kg, dan terakhir menjadi Rp 45 ribu per kg. ”Naiknya hanya dalam bulan ini saja,” sebut Asron.

Dia mengatakan, selain cabai merah, cabai hijau juga ikut mengalami kenaikan. Sebelumnya Rp 25 ribu per kg, sekarang sudah menjadi Rp 28 ribu per kg. Untuk bawang dan tomat harganya masih stabil, belum terjadi kenaikan.

”Kalau telur sudah naik dari bulan lalu, dari Rp 32 ribu satu papan, saat ini Rp 39 ribu. Telur naik seminggu sekali, setiap kali masuk,” ungkap Asron.

Sementara komoditas pokok lainnya, seperti sayur, kenaikan hanya baru terjadi pada sayur kol, dari Rp 6 ribu per kg naik jadi Rp 8 ribu per kg. ”Hanya naik Rp 2 ribu saja,” terangnya. (cr13/cr14/bpos)

Respon Anda?

komentar