Di Sei Beduk Satu Anak Meninggal karena DBD

290
Pesona Indonesia
Nyamuk Aedes Aegypty. Foto: Net
Nyamuk Aedes Aegypty.
Foto: Net

batampos.co.id – Sepanjang tahun 2015 sebanyak 67 warga Kecamatan Seibeduk terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Jumlah ini diperkirakan bertambah hingga akhir tahun.

”Bisa jadi akan bertambah lagi,” ujar Kepala Puskesmas Seipancur, dr Suryati kepada Batam Pos, Rabu (16/12) siang.

Sementara, tahun lalu ada sebanyak 70 warga yang berobat ke Puskesmas Seipancur karena DBD. Bahkan, kata Suryati, November lalu, sampai ada yang meninggal satu orang karena penyakit demam berdarah bernama Aldi, 8.

”Tapi meninggalnya di Rumah Sakit Harapan Bunda karena terlambat dibawa ke rumah sakit, sementara penyakitnya sudah parah, akhirnya tidak tertolong lagi,” ujarnya.

Menurutnya faktor penyebab demam berdarah, disebabkan oleh gigitan nyamuk yang timbul dari tempat tertentu, seperti bak mandi yang tidak pernah dikuras, vas bunga yang terendam air sehabis hujan, dan sampah yang bertumpuk di sekitar rumah. ”Apalagi sekarang ini musim hujan, pasti banyak tempat di sekitar rumah yang bisa jadi sarang nyamuk,” katanya.

Dia mengaku, pihaknya sudah sering melakukan penyuluhan tentang bahaya penyakit demam berdarah, dan bagaimana cara mencegah, supaya tidak mudah terjangkit penyakit DBD, tetapi warga yang ikut penyuluhan hanya sedikit. ”Sering kita lakukan penyuluhan tentang DBD, tapi yang datang hanya 5 orang saja,” ucapnya.

Dia menyarankan jika ada salah satu dari keluarga terkena demam berdarah, segera langsung bawa ke puskesmas terdekat, atau rumah sakit, agar bisa segera diberikan pertolongan pertama. ”Untuk mencegah penyakit tidak semakin parah, sehingga tidak sampai mengakibatkan kematian,” katanya.

Dia juga mengimbau kepada semua warga, khususnya di daerah Seibeduk, agar perduli terhadap lingkungan sekitar, dengan membersihkan tempat-tempat yang bisa timbulkan jentik nyamuk, seperti harus rajin menguras bak mandi seminggu sekali, mengubur kaleng bekas, menutup rapat tempat penampungan air, dan jangan membiarkan ada genangan air di sekitar rumah sehabis hujan. (cr17/bpos)

Respon Anda?

komentar