Guru Madrasah: Wajib Belajar 12 Tahun Belum Terealisasi

258
Pesona Indonesia
Sejumlah guru Madrasah Kota Batam saat berkunjung ke Batam Pos, Rabu (16/12).  Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Sejumlah guru Madrasah Kota Batam saat berkunjung ke Batam Pos, Rabu (16/12).
Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ketua DPD Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Kota Batam, Umar Has mengatakan penyelenggaraan wajib belajar 12 tahun dirasa belum sepenuhnya terealisasi di Batam.

Dalam konteks wajib belajar, menurut Umar bahwa setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan mulai dari umur 7 sampai 15 tahun dan pemerintah diwajibkan untuk membiayainya.

”Sesuai dengan Pasal 31 Undang Undang Dasar 1945 dan amandemen tertulis dan tercantum bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya,”terang umar saat ditemui di kantor batam pos , Rabu (16/12).

Umar Has juga mempertanyakan mengapa hanya sekolah berlabel Negeri saja yang mendapatkan program wajib belajar? mengapa tidak semua sekolah mulai dari Sekolah dasar sampai Madrasah Aliyah Swasta mendapatkan program wajib belajar 12 tahun.

”Ada aturan yang tidak terrealisasikan, di dalam undang-undang guru dan dosen saja program wajib belajar itu ada,” kata Umar

Kota Batam dengan APBD sebesar Rp 2,3 triliun tersebut dirasa Umar mampu untuk membiayai kebutuhan pendidikan mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi.

”APBD kita itu banyak, seharusnya pemerintah mampu membayar biaya pendidikan sampai universitas,” katanya.

Ia juga berharap kepada pemerintah untuk merealisasikan program wajib belajar merata sampai ke sekolah swasta, Umar mencontohkan Kota Surabaya dan Jogjakarta yang sudah merealisasikan program wajib belajar hingga ke sekolah swasta.

”Jadi ada semacam ketidakadilan untuk kami, masyarakat lebih banyak memilih sekolah negeri dibandingkan sekolah swasta,” ungkapnya. (cr19/bpos)

Respon Anda?

komentar