Ini Jawaban DPRD Batam Soal Molornya Pengesahan APBD 2016

525
Pesona Indonesia
Zainal-Abidin-ff-ok
Zainal Abidin, Wakil Ketua DPRD Batam. Foto: dok batampos

batampos.co.id – Molornya pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam 2016 yang berpotensi membuat ribuan pegawai tak gajian, ditanggapi santai oleh anggota DPRD Batam.

Wakil Ketua DPRD Batam Zainal Abidin mengatakan persoalan gaji honorer di Pemko Batam telah diperhitungkan.

“Semuanya sudah kita perhitungkan. Kita juga mau minta data base honorer yang ada di pemerintah karena ada berbagai macam honorer agar dapat melihat cerminan APBD ke depan seperti apa agar tidak terjadi adanya kebocoran-kebocoran,” ujar Zainal.

Zainal menegaskan, saat ini pembahasan KUA-PPAS terus digesa. Kalaupun terkesan alot, itu karena masih banyak poin-poin yang dinilai perlu dibahas lagi.

“Jadi memang agak tersendat tapi mekanisme sesuai dengan aturan dan sudah dibahas melalui komisi,” ujar Zainal, tadi malam.

Politikus Golkar ini mengatakan, ketatnya pembahasan APBD kali ini merupakan bentuk fungsi pengawasan DPRD Batam pada anggaran daerah. Selain mengedepankan efisiensi anggaran, dewan juga menginginkan serapan anggaran tahun depan lebih baik dari tahun ini.

“Kami evaluasi serapan anggaran di beberapa SKPD seperti apa. Maka perlu didudukkan. Ada SKPD yang serapan anggarannya minim dan ini sudah jadi acuan kami. Jadi jangan sampai SKPD yang serapan anggarannya tidak maksimal ditambah anggarannya,” ujarnya.

Bagaimanapun, lanjut dia, APBD ini harus atas kesepakatan pemerintah dan DPRD. Namun dia mengakui, saat ini dewan menginginkan beberapa usulan dewan diakomodir dalam APBD 2016. Hanya, lanjut Zainal, tetap sesuai aturan dan disesuaikan dengan kekuatan anggaran. (spt)

Baca Juga: Pengesahan APBD 2016 Molor, Ribuan Pegawai Pemko Batam Terancam Tak Gajian

Respon Anda?

komentar