Ini Kronologi Tabrakan Kapal Cargo dan Kapal Tanker di Belakangpadang

1379
Pesona Indonesia
MV Thorco Cloud. Foto: www.shipspotting.com
MV Thorco Cloud. Foto: www.shipspotting.com

batampos.co.id – Kepala Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Batam, Gajah Rooseno menjelaskan tabrakan Kapal kargo MV Thorco Cloud dengan kapal tanker di Perairan Beranti, Belakangpadang, Batam, Rabu (16/12) malam terjadi saat kapal kargo itu baru lepas tali dari Pelabuhan Batuampar.

“Untuk penyebab pasti tabrakan masih diselidiki. Sekarang fokus mencari ABK yang masih belum ditemukan,” ujar Rooseno, Rabu (16/12) malam.

Kapal kargo tersebut, kata Rooseno, bermuatan pipa untuk kebutuhan industri perminyakan.

Komandan Badan SAR Nasional Batam, Herminto, menambahkan timnya baru sampai di lokasi Rabu sekitar pukul 22.19 WIB menggunakan kapal Basarnas.

“Kami masih melakukan pencarian (ABK),” ungkapnya.

Ia menyebutkan, lokasi pencarian ABK difokuskan di perairan sekitar karamnya kapal tersebut, yakni di antara perbatasan Indonesia dan Singapura.

Hingga tadi malam, Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Sekupang menurunkan kapal negara (KN) 330 Kanpel Batam, KN 366 dari KSOP Sambu, KN Sarontama dari Pangkalan KPLP Tanjunguban.

Selain itu, kapal Greate Bryan milik PT Pelindo Marine Service Surabaya juga ikut mencari.

Bahkan, TNI AL juga mengerahkan anggota dan kapalnya untuk melakukan pencarian.

Tabrakan kapal ini selain menyebabkan ABK hilang, juga menimbulkan tumpahnya minyak di lokasi kejadian. (opi/ska/cr17)

Baca Juga:
> Ini Penampakan Tanker yang Nabrak MV Thorco Cloud di Belakangpadang
> Dua Kapal Tabrakan di Belakangpadang, 6 ABK Hilang

Respon Anda?

komentar