Pleno Pilwako Batam dan Pilgub Kepri di KPU Batam Diskors

394
Pesona Indonesia
Suasana pleno Pilwako Batam dan Pilgub Kepri di KPU Batam sebelum diskors, Kamis siang (17/12). Foto: polrestabarelang/facebook
Suasana pleno Pilwako Batam dan Pilgub Kepri di KPU Batam sebelum diskors, Kamis siang (17/12). Foto: polrestabarelang/facebook

batampos.co.id – Pleno hasil pemilihan wali kota Batam dan Gubernur Kepri tingkat Kota Batam yang berlangsung, kamis (17/12) siang terpaksa di skors karena adanya perbedaan pendapat antara KPU dengan para saksi pasangan calon.

“Pleno diskor hingga pukul 16.00,” ujar Ketua KPU Batam Agus Setiawan.

Pantauan batampos.co.id, hingga pukul 16.00 rapat pleno belum juga dilanjutkan.

Sementara itu, kondisi di depan KPU Batam sudah kondusif. Massa pendukung pasangan nomor urut 2, Soerya-Ansar untuk Pilgub kepri dan Ria-Sulis untuk Pilwako Batam yang sempat memaksa masuk hingga terpaksa dihalau dengan semprotan air dari mobil warter canon, kini hanya santai di depan kantor KPU Batam.

Tampak Ketua DPRD Batam Nuryanto juga hadir di depan kantor KPU Batam, ditemani beberapa orang lainnya.

Sebelumnya, pendukung pasangan nomor 2 protes dengan keberadaan TNI, namun protes itu berhasil diredam. Sementara TNI yang bertugas mengamankan jalannya Pleno membantu kepolisian tetap bertahan.

Polisi sendiri melakukan pengamanan berlapis. Setiap orang yang masuk ke kantor KPU Batam, khususnya ke ruang pleno harus melalui metal detektor dan memiliki badge khusus, termasuk para jurnalis yang meliput jalannya pleno tersebut.

Pada hitung cepat berbagai lembaga survei maupun hitung real count dan hitung KPU berdasarkan forms C1, pemenang Pilkada Gubernur Kepri adalah pasangan Sani-Nurdin, sedangkan pemenang Pilkada Kota Batam adalah pasangan Rudi-Amsakar. (cr1/ska/nur)

Baca Juga: Tak Terima Keberadaan TNI, Demo Pleno KPU Batam Mulai Rusuh

Respon Anda?

komentar