Tak Terima Kehadiran TNI, Demo Pleno KPU Mulai Ricuh

348
Pesona Indonesia
Sebanyak 732 personel polisi amankan pleno KPU pada Kamis (17/12) pukul 12.35. Pengamanan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. foto:polresta barelang/facebook
Sebanyak 732 personel polisi amankan pleno KPU pada Kamis (17/12) pukul 12.35. Pengamanan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. foto:polresta barelang/facebook

batampos.co.id – Tak terima dengan keberadaan TNI dan tak diperbolehkan masuknya massa pasangan calon nomor urut 2, membuat suasana di luar arena rapat pleno hasil rekapitulasi hasil pemungutan suara di kantor KPU Batam mulai memanas. ┬áMassa yang berunjuk rasa mencoba merangsek masuk ke kantor KPU pada Kamis (17/12).

“Kami tidak terima diperlakukan seperti ini,” kata salah satu orator dari simpatisan pasangan calon nomor urut 2 pada Kamis (17/12).

Dengan oratosinya bapak dengan menggunakan kemeja kotak-kotak mencoba membakar semangat simpatisan lain. Orasi ini cukup manjur, membuat simpatisan merobohkan pagar kawat besi.

Satu persatu masa calon paslon nomor urut 2 mulai memasuki area KPU Kota Batam. Polisi dengan pakaian anti huru hara, langsung memasang barikade. Namun karena desakan massa, polisi mulai mundur perlahan-lahan ke arah pagar kantor KPU. (Ska)

Respon Anda?

komentar