Ansar Kembali Pimpin Golkar Kepri

727
Pesona Indonesia
ANSAR AHMAD menerima pataka dari Ketua Bidang Organisasi DPP Golkar, Freddy Latumahina usai ditetapkan terpilih secara aklamasi pada musda III  Golkar Provinsi Kepri di Nagoya Mansion Hotel Batam, Sabtu (19/12). Foto: Dalil harahap/ batam pos
ANSAR AHMAD menerima pataka dari Ketua Bidang Organisasi DPP Golkar, Freddy Latumahina usai ditetapkan terpilih secara aklamasi pada musda III Golkar Provinsi Kepri di Nagoya Mansion Hotel Batam, Sabtu (19/12). Foto: Dalil harahap/ batam pos

batampos.co.id – Meskipun sudah dua periode memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, secara aklamasi terpilih memimpin partai berlambang pohon beringin ini.

Ansar mengantongi tujuh dukungan dari DPD II Golkar kabupaten/ kota se-Kepri dari 11 suara pada pemilihan pada musyawarah daerah (Musda) III Partai Golkar Kepri di lantai 2 Nagoya Mansion Hotel Batam, Sabtu (19/12) sore.

Dalam musda ini tampak hadir Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakri, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid dan Ketua Bidang Organisasi Freddy Latumahina.

Terpilihnya Ansar Ahmad, tak lepas dari restu Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB). Sebab, dalam aturan Golkar kalau sudah menjabat dua periode tak boleh lagi mencalonkan kecuali izin dari DPP.

”Innalillahi wainnalillahi rajiun, ini merupakan amanah besar dan berat bagi saya untuk kembali memimpin Golkar. Terima kasih buat rekan-rekan yang memberikan kepercayaan, khususnya pengurus DPP Golkar,” ujar Ansar.

Meski begitu, Ansar bertekad dalam waktu dekat akan melakukan konsolidasi setelah tim formatur membentuk kepengurusan baru. ”Ini merupakan momentum membesarkan Golkar ke depan, setelah selesai gejolak internal Golkar di tingkat pusat yang berpengaruh ke daerah. Tim Golkar Provinsi Kepri ke depan harus solid dan kuat,” tegasnya.

Ansar dalam laporan pertanggungjawabannya selama memimpin Golkar 2009-2014, pada pemilihan legislatif (pileg) 2014 lalu meraih 156.141 suara dengan delapan kursi di DPRD Provinsi Kepri. Dari perolehan suara, Golkar unggul sekitar 13 ribuan suara dari PDI Perjuangan.

“Namun dari perolehan kursi, Golkar hanya mendapatkan delapan kursi sedangkan PDI Perjuangan mendapatkan sembilan kursi. Sesungguhnya, pemenang pileg 2014 lalu adalah Golkar dengan 40 persen suara dari total keseluruhan,” ujar Ansar, yang disambut hangat peserta musda.

Rupanya, serangkaian pencapaian yang dilakukan Ansar memimpin Golkar selama ini, sehingga laporan pertanggungjawabannya diterima seluruh pengurus DPD II Golkar se-Provinsi Kepri tanpa catatan. Bahkan, DPD II Golkar se-Kepri juga memberikan surat dukungan tertulis mendukung Ansar kembali memimpin Golkar.

Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Golkar, Freddy Latumahina yang memimpin sidang laporan pertanggungjawaban sekaligus pemilihan Ketua DPD I Golkar Provinsi Kepri, menyatakan secara aklamasi Ansar terpilih.

”Saya membacakan tata tertib yang telah disahkan, bahwa calon Ketua Umum DPD I Golkar Provinsi didukung sedikitnya 50 persen plus 1 dari yang memiliki hak suara, secara otomatis calon tersebut terpilih secara aklamasi. Berhubung Ansar Ahmad didukung oleh tujuh pemegang suara, dengan ini saya nyatakan Ansar Ahmad terpilih sebagai Ketua DPD I Golkar Provinsi Kepri,” ujar Freddy sambil ketuk palu.

Musda III Golkar Provinsi Kepri ini, bertema solid, terkonsolidasi, efektif mengembangkan misi, berjaya di kala pemilu tersebut dibuka langsung Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie.

Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, beberapa agenda dilakukan dalam Musda kali ini. Mulai pelaporan pertanggungjawaban, pembahasan program kerja, hingga pembahasan rekomendasi-rekomendasi.

”Serta nanti di akhiri dengan pemilihan dan sekaligus pengukuhan ketua dan pengurus baru DPD Partai Golkar Kepri periode 2015-2020,” ujar Idrus Marham di sela-sela pembahasan program kerja Partai Golkar.

Menurut Idrus, Musda Golkar ini merupakan suatu momentum politik di Kepri. Dari sini nantinya akan ditentukan kepemimpinan partai, serta program-program kerja partai Golkar untuk lima tahun ke depan.

”Dan juga akan dibahas tentang berbagai rekomendasi baik ditujukan kepada DPP partai Golkar, kepada pemerintah daerah dan juga sekaligus untuk internal partai Golkar di Kepri,” ungkap Idrus Marham.

Terkait terpilihnya Ansar Ahmad, Idrus Marhan berharap kepengurusan nanti bisa melakukan langkah-langkah untuk dapat memastikan pada pileg 2019 nantinya ada calon dari partai Golkar terpilih pada tingkat DPR RI.

”Sementara itu dari tingkat provinsi ada peningkatan, tentu harapan kita semakin meningkat,” paparnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Musda Golkar Kepri, Asmin Patros mengaku, dari aspirasi yang berkembang selama dua periode berturut-turut, Ansar Ahmad dianggap berhasil mengembangkan partai Golkar di Kepri.

”Selama dua periode ini ada peningkatan suara Golkar yang signifikan di Kepri. Inilah yang menjadi landasan beliau kembali didukung untuk menjadi ketua baru periode 2015-2020,” sebut Asmin.

Di sisi lain, lanjutnya, Aburizal Bakrie ikut memberikan sinyal untuk mendukung Ansar. Terlebih lagi dari apa yang telah ia berikan selama 10 tahun, dalam meningkatkan suara partai Golkar di Kepri. (ash/rng/cr1)

Respon Anda?

komentar