APBD Batam 2016 Diketok Pekan Depan

671
Pesona Indonesia
Ilustrasi: net
Ilustrasi: net

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam optimistis Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 akan segera disahkan sekitar satu pekan lagi. Itu mengacu pada kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) oleh DPRD Kota Batam pada Jumat (18/12) malam lalu.

“Kalau KUA-PPAS sudah jadi, APBD seminggu lagi bisa (disahkan),” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemko Batam, Wan Darussalam, Sabtu (19/12).

Wan menjelaskan, pembahasan KUA-APBD 2016 antara Pemko Batam dan DPRD Kota Batam berbasis Rencana Kerja Anggaran (RKA), layaknya membahas APBD. Hasil pembahasan itu sekalian dimasukkan ke sistem sehingga lebih cepat.

“Berbeda dengan biasanya, disusun KUA dulu baru susun RKA, tapi yang tahun ini nyusun KUA-PPAS sudah berbasis RKA,” terang dia.

Karena itu, ia yakin pengesahan APBD murni 2016 akan segara terjadi. Meski begitu, Wan menyebut jika tak rampung dalam sepekan, ia memperkirakan pembahasan itu selesai maksimal pada 30 Desember mendatang. Sehingga, pada 31 Desember sudah bisa dikirim ke tingkat provinsi. “Persetujuan bersama 30 Desember, baru 31 Desember dikirim ke Gubernur,” bebernya.

Terkait keterlambatan pengesahan KUA-PPAS yang mestinya harus selesai pada 30 November tapi di Batam molor hingga pertengahan Desember, Wan yakin pihaknya tak akan kena sanksi. Padahal, dalam aturan Undang-undang (UU) Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menyebut, keterlambatan pengesahan KUA-PPAD berimbas sanksi administratif berupa tidak dibayarkannya hak-hak keuangan daerah yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan selama enam bulan.

“Kita akan surati pusat, karena rata-rata daerah lain juga telat, bahkan di Kepri, hanya Bintan yang sesuai batas waktu itu,” kata dia.
Nota kesepakatan KUA-PPAS sebagai landasan APBD Kota Batam 2016 sudah disahkan dengan pagu anggaran Rp 2,590 triliun. Jumlah itu meningkat sebesar Rp 226 miliar di banding APBD murni 2015. (rna)

Respon Anda?

komentar