Oknum Polisi Ini Ketahuan Selingkuh, Eh…, Malah Istrinya Dihajar hingga Pingsan

886
Pesona Indonesia
ER (baju putih) korban kekerasan rumah tangga di popong lemas di depan RSBK setealh kabur dari UGD RSBK, Senin (21/12). F. Johannes Saragih/Batam Pos
ER (baju putih) korban kekerasan rumah tangga di popong lemas di depan RSBK, Senin (21/12). F. Johannes Saragih/Batam Pos

batampos.co.id – Tugas seorang polisi adalah melindungi dan mengayomi. Namun tidak dengan NG, polisi berpangkat Bripka yang bertugas di wilayah Polresta Barelang ini malah bersikap sebaliknya. Ia tega menghajar Er, istrinya hingga babak belur. Tindakan anarkis NG diduga terjadi karena Er memergokinya selingkuh.

Kemarin, Er tampak terbaring lemah di ruang di IGD Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Seraya. Mukanya tampak bengkak dan membiru. Di sekitaran matanya juga sembab. Sementara selang infus tampak tertancap ditangan kanannya.

“Suami saya yang menghajar,” ujar Er lemah.

Diceritakan Er, penganiayaan yang dialaminya terjadi Minggu (20/12) malam. Saat itu ia sedang berada di dalam mobil dengan NG, terlibat adu mulut.  Er memergoki dan mengetahui NG berselingkuh. Cekcok mulut itu kemudian berakhir penganiayaan terhadap Er.

NG melakukan kekerasan fisik diluar batas normal. Ia memukul, menendang bahkan menginjak kepala Er hingga wanita ini tak sadarkan diri. Mirisnya, kekerasan fisik yang menimpa Er terjadi di depan anak-anak mereka. Sedangkan babysister mereka yang duduk di bagian belakang bersama anak-anak tak bisa berbuat banyak.

“Dia memukul saya tanpa ampun dan menginjak-injak saya. Dihajar di dalam mobil. Saya sudah minta ampun tapi dia tetap memukul. Ada anak dan pembantu di dalam mobil,” jelas wanita ini terbata-bata.

Menurutnya, penganiayaan itu bukanlah yang pertama kalinya. NG kerap melampiaskan kekesalannya dengan menghajar Er hingga babak belur. Bahkan disaat ia tengah hamil, NG pernah melakukan kekerasan. Kini wanita yang baru saja melahirkan bayi berusia empat bulan harus dirawat,

“Saya menikah tujuh tahun. Dihajar sudah sering, dia yang selingkuh tapi saya yang dihajar. Saya salah apa,” ujar wanita berusia 29 tahun ini berurai air mata sambil meringis menahan sakit.

MR, ibu korban juga merasa miris melihat kondisi anaknnya. Apalagi, penganiayaan hingga masuk rumah sakit sudah sering menimpa putrinya tersebut.

“Saya tak bisa hitung lagi berapa kali dia menganiaya anak saya. Bahkan, di rumah kami sudah punya bukti foto penganiayaan itu. Kasihan anak saya,” terang wanita yang berdomisili di daerah Batuaji ini.

Menurutnya, kemarin pagi  ia mendapat telpon dari seseorang yang tak dikenal. Orang tersebut mengatakan kondisi Er babak belur usai dianiaya suaminya. Bahkan suaminya berniat membunuh Er namun dilerai dan diamankan oleh warga. Warga juga sempat menyembunyikan Er agar tak kembali dianiaya NG.

“Katanya anak saya mau dibunuh dan dalam keadaan tak sadarkan diri. Saya tak tahu persis dimana daerahnya namun seputaran Batamcenter, kalau tak salah di Cendana. Anak saya dihajar di dalam mobil,” jelasnya.

Mendapat kabar, MR bersama keluarga lainnya datang ke TKP dan benar. Ia melihat kondisi Er sangat memprihatinkan. Er langsung dibawa ke rumah sakit.

“Kami tak tahu harus berbuat apa lagi. Ini bukan kejadian pertama, tapi sudah sering. Menantu (NG) saya juga sudah sering keluar masuk penjara karena laporan ini, tapi dia tetap tak jera,” ungkap MR.

Atas laporan itu, MR langsung melakukan visum terhadap Er dan melaporkan NG ke Propam Polresta Barelang untuk ditindaklanjuti. (she)

Respon Anda?

komentar