Mantan Polisi Dikeroyok 20 Orang, Harus Terima 125 Jahitan di Kepala

479
Pesona Indonesia
Endra Maradona Pane, mantan polisi Polda Kepri yang dikeroyok segerombolan preman di Simpang Dam, Mukakuning, seibeduk Rabu malam lalu mendapat perawatan serius di UGD Casa Medical Panbil, Kamis (24/12). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Endra Maradona Pane, mantan polisi Polda Kepri yang dikeroyok segerombolan preman di Simpang Dam, Mukakuning, seibeduk Rabu malam lalu mendapat perawatan serius di UGD Casa Medical Panbil, Kamis (24/12). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Seorang mantan anggota polisi di Polda Kepri, Endra Maradona Pane, 31, dikeroyok warga Kampung Aceh, Mukakuning, karena diduga menyekap seorang wanita bernama Tiara.

“Saya dikeroyok Medi Cs, katanya aku nyekap cewek Tiara namanya,” ungkap Endra saat ditemui di Rumah Sakit Casa Medica, Kamis (24/12) malam.

Endra mengatakan saat itu ia didatangi puluhan orang pelaku dan langsung mengeroyok. “Ada sekitar dua puluh orang yang memukul saya saat itu” lanjutnya.

Atas pengeroyokan itu Endra menderita luka-luka di kepala dan harus mendapat 125 jahitan, pergelangan tangan kanan patah, dan batang hidungnya patah.”Saya harap pihak polisi bekerja dengan bagus (menangani kasus ini),” tutupnya.

Endra adalah mantan anggota polisi angkatan 2004. Ia berhenti di kepolisian tahun 2012 karena disersi. Terakhir ia bertugas di Polda Kepri. (cr1)

Respon Anda?

komentar