Serunya Festival Mengarak Kereta Kencana Shri Krishna di Batam

380
Pesona Indonesia
Suasana Festival Shri Jagannath Ratha Yatra atau festival mengarak Kereta Kencana Shri Krishna untuk yang ketiga kalinya diadakan di Kota Batam, Sabtu (26/12) sore. Foto: Anggie/batampos
Suasana Festival Shri Jagannath Ratha Yatra atau festival mengarak Kereta Kencana Shri Krishna untuk yang ketiga kalinya diadakan di Kota Batam, Sabtu (26/12) sore. Foto: Anggie/batampos

batampos.co.id – International Society for Krishna Consciousness (ISKCON) Indonesia atau Masyarakat Kesadaran Krishna Internasional di Indonesia, menggelar Festival Shri Jagannath Ratha Yatra atau festival mengarak Kereta Kencana Shri Krishna untuk yang ketiga kalinya diadakan di Kota Batam, Sabtu (26/12) sore.

Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk memasyarakatkan kehidupan spiritual Weda yang memberikan karunia cinta bakti rohani kepada Tuhan dengan cara menarik maupun melihat Kereta Kencana Shri Krishna tersebut.

“Siapa saja yang menarik tali kereta, siapa saja yang melihat kereta kencana ini, akan mendapatkan karunia secara spiritual dan sebagai persembahan suci kepada Sang Pencipta dengan menarik Tuhan ke hati mereka,” kata Pembina perkumpulan ISKCON Indonesia, Adipurusa Dasa.

Ia menyebutkan, Sri Jagannatha diartikan sebagai Tuhan Alam Semesta. “Ada tiga persembahan yang duduk diatas kereta kencana itu, yakni Shri Jagannath atau Shri Krishna, Shri Balaram dan Shri Subadra. Selama pengarakan akan diucapkan nama suci Tuhan (Mahamantra Hare Krishna),” ujarnya.

Kereta kencana Shri Krishna diarak berkeliling dengan ditarik bergantian dimulai dari Gedung Sumatera Expo, melewati Harmoni One Convention Hotel, Kantor Pos, BP Batam, Mega Mall, Batam Pos, Masjid Raya, BI, dan balik kembali ke Gedung Sumatera Expo.

Peserta yang mengikuti festival ini merupakan masyarakat yang tergabung di ISKCON yang ada di Batam maupun luar Batam seperti dari Singapura, India, Bali dan Jakarta. Turut hadir guru besar yang mendampingi kegiatan ini yaitu Atmaniwedana Suami yang didatangkan langsung dai London.

“Turut dimeriahkan juga dengan Sekaa Gong Kumara Jaya Swara yang merupakan grup musik Gamelan Bali,” ucapnya.

Menurutnya, festival yang telah dilangsungkan pertama kali 2.000 tahun silam di Jagannatha Puri, India, diharapkan bisa menyatukan semua etnis dan agama agar terciptanya kerukunan antar umat beragama.

“Rasa kasih sayang, pengendalian diri, kesucian dan kejujuran merupakan pegangan pokok kami sesuai yang dituangkan dalam buku suci Bhagawad Gita,” tuturnya. (cr15)

Respon Anda?

komentar