Tabrakan Beruntun di Simpang Kabil, Dua Orang Luka-Luka

486
Pesona Indonesia
Tabrakan beruntun di Simpang Kabil, Minggu (27/12). Foto: rengga/batampos
Tabrakan beruntun di Simpang Kabil, Minggu (27/12). Foto: rengga/batampos

batampos.co.id – Kecelakaan beruntun melibatkan dua mobil dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Kabil dekat Kepri Mall, Minggu (27/12). Akibatnya, terjadi kemacetan panjang hingga 1 km dari arah Batamcentre menuju Mukakuning, Batuaji.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB, di saat jalanan tengah dipadati pengendara motor. Empat unit kendaraan bermotor terlibat kecelakaan yaitu Toyota Rush BP 1518 IY, Toyota Innova BP 1249 HG, sepeda motor Honda Spacy BP 3359 GJ, dan Yamaha Vixion BP 4169 GH.

Kemacetan baru bisa teratasi setengah jam kemudian, setelah dua orang polisi lalu lintas datang ke lokasi. Padatnya jalan raya serta banyaknya pengendara yang sengaja berhenti untuk melihat menjadi pemicu kemacetan. ”Ada apa ini. Tabrakan ya?” tanpa pengendara.

Seorang pengendara lainnya Wilson mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan mobil dan motor. Kejadian bermula saat pengendara motor Vixion berusaha menyalip beberapa mobil yang ada di depannya. ”Namun saat ngerem, motor Vixion tersebut slip dan jatuh,” ujar Wilson.

Melihat pengendara motor terjatuh, Toyota Innova yang berada tepat di belakang berhenti mendadak, sedangkan Toyota Rush di belakang Innova menabrak bagian belakang Innova. Lalu sepeda motor Honda Spacy yang tengah laju di belakang Rush, menabrak Rush dari belakang.

”Saat itu saya berada tepat di belakang motor tersebut. Kalau nggak sigap yang bawa Innova, udah kelindas pengendara Vixion itu,” kata Wilson.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pengendara Vixion yang juga seorang sekuriti di salah satu perusahaan di Batam hanya mengalami luka lecet di bagian tangan dan kakinya. Sedangkan pengendara Spacy mengalami luka lecet di bagian dagu dan pipi sebelah kanan.

”Tadi saya udah telat masuk kerja, makanya buru-buru,” ulas pengendara Vixion yang tak mau disebutkan namanya. (rng)

Respon Anda?

komentar