Toke Sabu 4 Kilo Masih Diburu Polisi

324
Pesona Indonesia
Dirnarkoba Polda Kepri, Kombes Wiyarso bersama Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono, Kasubnit I Moch Soleh menunjukan barang bukti 4,25 Kg beserta dua kurir yang berhasil diamankan saat ekpos di Mapolda Kepri, Rabu (2/12). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Dirnarkoba Polda Kepri, Kombes Wiyarso bersama Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono, Kasubnit I Moch Soleh menunjukan barang bukti 4,25 Kg beserta dua kurir yang berhasil diamankan saat ekpos di Mapolda Kepri, Rabu (2/12). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Kepri masih menyelidiki pemilik dan pemesan narkotika jenis sabu seberat 4,25 Kg yang diamankan beberapa waktu lalu. Sementara, berkas dua tersangka, yakni HT alias R dan TJD alias J sudah di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Kepri, AKBP Moch Sholeh mengatakan pihaknya masih melakukan peyelidikan. Sebab, hingga kini tersangka mengaku tidak mengenal pemilik maupun pemesan. Mereka hanya dipandu menggunakan ponsel. ”Masih kita lakukan penyelidikan (pemilik dan pemesan),” kata Sholeh.

Ia menjelaskan, untuk berkas para tersangka sudah di Kejati dan tengah diteliti. Sehingga, dalam waktu dekat berkas tersebu dinyatakan P21. ”Mudah mudahan satu atau dua pekan ke depan akan P21 dan segera kita lanjut tahap II,” terangnya.

Sholeh menambahkan ke depan pihaknya tetap akan melakukan operasi rutin dan pemeriksaan kapal TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Di mana para narkotika kerap memanfaatkan para TKI sebagai kurirnya. ”Untuk pencegahan kita tetap operasi rutin dan bekerja sama dengan warga,” paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Kepri berhasil menggagalkan upaya penyelunduan narkotika jenis sabu di Pantai Kampung Tua, Nongsa pada 28 November 2015 lalu. Sabu seberat 4,250 Kg dibawa dari Malaysia dan akan diedarkan di wilayah Surabaya, Jawa Timur.

Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan dua orang jaringan sindikat narkotika yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni HT dan TJD. Barang haram itu dibungkus ke dalam dua paket besar.

Untuk memuluskan aksinya, tersangka menumpangi kapal yang berisikan TKI yang akan kembali ke kampung halamannya. (opi)

Berita Terkait: 4,25 Kilogram Sabu dari Malaysia Masuk Melalui Batam untuk Pasar Surabaya

Respon Anda?

komentar