Dua Penganiaya Wartawan Diamankan

471
Pesona Indonesia
Kapolsek Sagulung, AKP Chrisman Panjaitan beserta jajarannya berhasil mengamankan Saulus,15, dan Muhamad Fira, 20, pelaku penganiayaan terhadap wartawan BCNTV, Pradanna Putra Tampi. Foto: Ahmad Yani/ Batam Pos
Kapolsek Sagulung, AKP Chrisman Panjaitan beserta jajarannya berhasil mengamankan Saulus,15, dan Muhamad Fira, 20, pelaku penganiayaan terhadap wartawan BCNTV, Pradanna Putra Tampi.
Foto: Ahmad Yani/ Batam Pos

batampos.co.id – Saulus,15, dan Muhamad Fira, 20, pelaku penganiayaan terhadap wartawan BCNTV, Pradanna Putra Tampi, Kamis (24/12), berhasil ditangkap pihak Kepolisian Sektor Sagulung, Jumat (25/12). ”Kita berhasil amankan pelaku penganiayaan setelah adanya laporan yang masuk kemarin,” ujar Kapolsek Sagulung, AKP Chrisman Panjaitan.

Dia mengatakan, Saulus ditangkap di sekitar PT Cladteck Tanjunguncang, Jumat (25/12) pukul 21.00 WIB, sedangkan Fira ditangkap di ruli Taman Pesona Indah (TPI), Sabtu (26/12) sekitar pukul 04.00 WIB.”Saulus yang pertama kita tangkap, setelah itu dilakukan pengembangan, dan akhirnya tertangkap juga Fira,” kata Chrisman.

Menurut Chrisman, berdasarkan keterangan Saulus, pihaknya langsung menyisiri berbagai tempat untuk mencari pelaku lainnya, yakni di ruli (TPI), di tempat kost pelaku di Dapur 12, dan di tempat pelaku sering mangkal.

Polisi juga mengamankan 17 orang dan dilakukan pemeriksaaan. Setelah dilakukan pemeriksaan, hanya satu terbukti bersalah, yakni Fira, 20, sedangkan 16 orang lainnya langsung di lepaskan karena tidak terbukti bersalah.

”Saat ini kita masih lakukan pengejaran terhadap dua orang pelaku yang masih DPO, yakni dengan inisial I dan inisial R yang sudah kita ketahui identitasnya,” ungkap Chrisman.

Chrisman menjelaskan, motif pelaku spontan meminta uang kepada korban untuk membeli minuman keras. Karena tidak diberikan, pelaku kemudian kembali ke tempatnya dan memanggil temannya dan menganiaya korban.

Dia juga menuturkan, pelaku memukul korban dengan tangan kosong tanpa menggunakan alat. Sementara itu Pradanna, mengaku senang pelaku sudah diamankan pihak kepolisian. ”Saya berharap dua pelaku lainnya dapat ditangkap,” ujar Pradanna singkat.

Sementara itu pelaku akan dikenakan dengan pasal 170 KUHP, yakni, pemukulan yang dilakukan secara bersama-sama dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan. (cr20/cr14/cr1/bpos)

Respon Anda?

komentar