Tujuh Taman di Batam Telan Anggaran Hingga Rp 6 Miliar

784
Pesona Indonesia
Warga bermain di Taman Kolam Sekupang. Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam telah menyelesaikan pembangunan tujuh taman yang tersebar di berbagai lokasi di Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Warga bermain di Taman Kolam Sekupang. Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam telah menyelesaikan pembangunan tujuh taman yang tersebar di berbagai lokasi di Batam.
Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam telah menyelesaikan pembangunan tujuh taman yang tersebar di berbagai lokasi di Batam, pembangunan yang menelan biaya hingga Rp 6 miliar ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Batam, Senin (28/12).

Kepala Bidang Pertamanan DKP Irwan Saputra mengatakan, pembangunan taman sudah selesai, akan tetapi masih ada tahap pemeliharaan taman hingga enam bulan kedepan oleh pihak kontraktor. Keenam taman telah dilengkapi dengan lampu taman, air mancur, bunga, dan area bermain bagi pengunjung.

Adapun ketujuh taman tersebut yaitu, taman Bundaran Tuah Madani, taman Wijaya Sekupang, Taman depan SMP 3 Sekupang, taman dekat Masjid Raya, Taman depan kantor DPRD, taman simpang BNI, dan taman dekat Simpang menuju Barelang.

“Masing-masing tanaman menelan anggaran yang berbeda, tapi yang paling besar Taman Bundaran Tuah Madani yakni hingga 1,9 Miliar,” Kata Irwan.

Pengerjaan keenam taman sempat mengalami kendala dengan lambatnya pengerjaan yang dilakukan oleh pihak kontraktor. “Setelah kita push, Alhamdulillah taman bisa selesai tepat waktu,” jelas Irwan.

Masalah lain yang muncul setelah pembangunan taman selesai yaitu, adanya beberapa pihak yang mencuri beberapa tanaman yang berada di taman. “Banyak yang mencuri tanaman setelah taman siap,” sesal Irwan.

DKP mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keindahan taman yang baru ini. “Kita telah bangun agar Batam Indah, jadi tolong kerjasamanya, jangan dicurilah bunga yang telah kami tanam,” tutupnya. (cr17/bpos)

Respon Anda?

komentar