Tiga Simpang di Batam Akan Gunakan Lampu Lalu Lintas VMS

476
Pesona Indonesia
Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Johannes Saragih/ Batam Pos
Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
Foto: Johannes Saragih/ Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan memasang lampu lalu lintas model terbaru yakni Variable Message Sign (VMS) yang dilengkapi monitor untuk menayangkan pesan di tiga simpang di Kota Batam.

Pengadaan lampu lalu lintas itu sudah dimasukkan dalam rencana program 2016. ”Misalnya di wilayah Nagoya yang pembangunan pelebaran jalannya sudah rampung 100 persen itu, pada tahun 2016 nanti kita akan pasang lampu lalu lintas yang betul-betul kualitasnya nomor satu,” kata Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, kemarin.

Menurut Rudi, pihaknya sudah menyampaikan hal tersebut pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam. Tujuannya, kata ia, agar selain tatanan jalan yang sudah lebih lebar dan rapi, juga ditunjang dengan lampu pengatur lalu lintas yang bagus dan memadai.

”Biar bangga juga, seperti Singapura, jalanannya lebar dan teratur serta lampu lalu lintas modern,” ujar Rudi yang ditetapkan sebagai calon Wali Kota terpilih pada Pilkada Batam lalu.

Terpisah, Kepala Dishub Batam, Zulhendri mengatakan jenis lampu lalu lintas jenis VMS tergolong teknologi mutakhir dan lumrah digunakan di beberapa negara di dunia. Termasuk, digunakan di kota-kota besar di tanah air seperti Yogyakarta dan Solo. ”Modelnya itu seperti LED (light emitting diode), tapi nanti bisa ada running text, teks berjalan nya,” jelasnya.

Lampu lalu lintas itu akan dipasang di tiga titik, yakni persimpangan depan Hotel Planet Holiday Jodoh, simpang Graha Sulaiman Nagoya, serta simpang Martabak Har Nagoya.

Untuk pengadaannya, Dishub mengajukan ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serta akan melibatkan konsultan dalam menganalisa manajemen lampu simpang. ”Itu cukup mahal. Lebih Rp 1 miliar satu titik. Jadi pembuatannya kita ajukan ke provinsi. Sementara untuk pemeliharaan kita anggarkan Rp 700 juta,” kata dia. (rna)

Respon Anda?

komentar