Pengerjaan Proyek Pipa Berdampak pada Gangguan Suplai Air ATB ke Pelanggan

306
Pesona Indonesia
Petugas saat memperbaiki pipa ATB yang mengalami kebocoran beberapa waktu lalu. foto: yofi / batampos
Petugas saat memperbaiki pipa ATB yang mengalami kebocoran beberapa waktu lalu.
foto: yofi / batampos

Meski berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, suplai air yang dialirkan PT. Adhya Tirta Batam (ATB) tidak selamanya lancar. Ada saat-saat tertentu yang menyebabkan suplai air ATB terganggu.

Corporate Communication Manager ATB Enriqo Moreno mengungkapkan, gangguan suplai bisa disebabkan oleh pekerjaan proyek yang dilakukan ATB untuk memperkuat jaringan pipa, agar suplai air kepada pelanggan semakin lancar.

“Pertumbuhan penduduk yang pesat, membuat ATB harus terus menambah jaringan pipa dan infrastruktur lain agar pelayanan kepada pelanggan tetap baik. Nah, terkadang saat akan menyambungkan pipa atau pekerjaan lain yang sejenis, petugas ATB harus menghentikan sementara suplai air kepada pelanggan agar pekerjaan tersebut hasilnya lebih optimal,” ungkap Enriqo, Rabu (27/1).

Ia melanjutkan, biasanya pekerjaan tersebut dilakukan pada malam hari saat pelanggan tidak banyak menggunakan air. Hanya saja terkadang, dampak dari pekerjaan tersebut berlanjut hingga pagi hari, atau bila pekerjaannya cukup besar dan wilayah yang terdampak cukup luas, bisa berdampak gangguan suplai air lebih lama dari itu.

“Oleh karena itu, agar aktivitas sehari-hari tetap nyaman, pelanggan diharapkan menampung air secukupnya saat air mengalir lancar. Bila tidak memungkinkan menampung air di tandon, bisa memanfaatkan ember yang berukuran besar atau bisa juga membuat ground tank,” ujarnya.

Khusus untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air total selama lebih dari 24 jam, dapat meminta informasi untuk bantuan suplai air melalui call center ATB di nomor 0778-467111. “Kami akan memberikan bantuan air secara gratis, hanya saja bergantian sesuai dengan skala prioritas karena armada mobil tanki air kami yang terbatas,” tutup Enriqo. ***

Respon Anda?

komentar