DPRD Batam Tagih Janji Ditpam Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di Dam Tembesi

392
Pesona Indonesia
Penambang pasir ilegal di Dam Tembesi kian marajalela, akibat aktivitas ini dam akan mengalami pendangkalan karena tanah hasil pencucian pasir langsung dibuang ke dam tersebut. FOTO: Alfian/ Batam Pos
Penambang pasir ilegal di Dam Tembesi kian marajalela, akibat aktivitas ini dam akan mengalami pendangkalan karena tanah hasil pencucian pasir langsung dibuang ke dam tersebut.
FOTO: Alfian/ Batam Pos

batampos.co.id – DPRD Kota Batam menagih janji BP Batam untuk melakukan penertiban terhadap tambang pasir ilegal yang ada di dekitar Dam Tembesi. Di mana saat ini tambang pasir tersebut masih beroperasi. Mengakibatkan kerusakan lahan yang luar biasa.

“Dari dulu hanya berjanji saja. Tidak pernah kita dengar Ditpam BP Batam melakukan penertiban di sana. Jangan sampai dam itu sudah rusak parah baru dilakukan penindakan,” kata Jurado Siburian, anggota komisi III DPRD Kota Batam.

Kata Jurado, masalah air bersih harus menjadi perhatian serius BP Batam. Jangan sampai kasus beberapa waktu yang lalu terulang. Saat musim kemarau, volume air di sejumlah dam menurun drastis.

“Dampaknya kan ke masyarakat. Mati air hingga penggiliran terpaksa dilakukan. Harusnya upaya pencegahan dilakukan sejak awal,” katanya.

Menurut Laporan dari BP Batam, sudah ada kerusakan puluhan hektar di sekitar Dam Tembesi. Bahkan bakau di sana sudah dikeruk.

“Apakah ini akan terus dibiarkan atau bagaimana. BP Batam selaku yang punya wewenang atas lahan tersebut harus tegas,” katanya.

Haripinto, anggota DPD RI dari Dapil Kepri mengatakan bahwa semua pihak harus menjaga ketersediaan air di Batam. Daerah investasi tak bisa terlepas dari air, listrik dan dan infastruktur jalan.

“Ini semua sejalan. Makanya cara berpikir adalah untuk kebutuhan air sampai 30 atau 50 tahun kedepan. Penghijauan harus digiatkan, bukan malah pengrusakan lahan,” katanya . (ian)

Respon Anda?

komentar