5000 Honorer Pemko Batam Belum Gajian, Dewan Minta Segera Dibayar

720
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – DPRD Kota Batam mendesak Pemerintah Kota Batam segera membayarkan gaji 5.000 tenaga honor. Padahal anggaran untuk tenaga kontrak sudah dialokasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016.

“Kami berharap bulan depan bisa dibayarkan, dua bulan mereka (tenaga honorer) belum gajian,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris Pratimura, saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemko Batam, Senin (22/2/2016).

Nyanyang menuturkan, Wali Kota Batam harus bertangungjawab menyelesaikan nasib tenaga kontrak. Diberikan kepastian, apakah diperpanjang atau dipecat. “Jangan dipekerjakan tapi tak diberikan gaji,” katanya.

Menurut Nyanyang, tersendatnya gaji honorer karena belum rampungnya verifikasi yang dilakukan BKD. Karena belum ada SK, SKPD tak berani mengajukan anggaran. “Pihak keuangan bersedia mencairkan anggaran, bila SKPD mengajukan. Tapi hingga kini tidak ada pengajuan,” katanya.

Bila pemerintah tak menyelesaikan dalam waktu dekat, Komisi I mengancam akan menyurati pimpinan DPRD untuk menyurati Wali Kota Batam. “Kapan akan diselesaikan. Selama ini kita tanyakan saling lempar tanggung jawab,” ungkapnya.

Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Nono Hadi Siswanto¬† juga menyampaikan, gaji tenaga honorer takan terlambat bila pemerintah bekerja secara profesional.¬† “Kenapa DPRD bisa gajian yang lain tidak, gimana sistemnya. Gimana alur keuangan, akutansi seperti apa. Kok bisa sepotong-sepotong,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Batam, Marzuki mengatakan, SKPD tak bisa mengajukan anggaran untuk tenaga honorer. Karena belum ada payung hukum, berupa perpanjangan SK.

Menurut Marzuki, bedasarkan Surat Edaran Wali Kota Batam, pimpinan SKPD tak dibenarkan mengangkat atau memperpanjang tenaga kontrak. Meskipun anggaran sudah dialokasikan, pihaknya tak bisa mengajukan anggaran. “Sampai kapanpun takan dibayar, jika tak ada payung hukum,” katanya. (hgt)

Respon Anda?

komentar