DPRD Batam Respon Pengaduan Warga Baloi Kolam

263
Pesona Indonesia
Massa warga Baloi Kolam berdemo di halaman kantor DPRD Kota Batam. fotoi: eggi / batampos
Massa warga Baloi Kolam berdemo di halaman kantor DPRD Kota Batam.
fotoi: eggi / batampos

batampos.co.id – Anggota komisi IV DPRD Kota Batam, Uba Ingan Sigalingging mengatakan pihak DPRD akan menidaklanjuti tuntutan warga Baloi Kolam dan berjanji akan segera untuk langsung mengecek ke lapangan.

“Jadi hari ini atau besok, kami dari DPRD Kota Batam akan turun langsung ke lokasi,” ujarnya lagi.

Ada beberapa tuntutan warga Baloi Kolam. Pertama warga keberatan ada latihan militer di dekat perumahan warga, sehingga membuat warga merasa takut dan was-was.

Kedua mereka meminta PT Mega Indah Propertindo (MIP) menghentikan aktivitas di sana.

Sementara itu, Ketua RW 16 Kelurahan Baloi Kolam, Agustan Marbun mengatakan keberadaan TNI di lokasi itu seperti intimidasi terhadap warga Baloi Kolam.

“Ada upaya intimidasi terhadap warga dengan membuat tempat latihan TNI di sana,” ujarnya.

Lebih lanjut Agustan menilai jika memang hutan tersebut merupakan hutan lindung kenapa ada PT MIP yang mengolah lahan tersebut.

“Tadi pagi jam sepuluh sudah kami pertanyakan ke BP Batam, dan BP Batam mengatakan tidak pernah memberikan ijin terhadap perusahaan manapun,” lanjutnya.

Setelah mendapat tanggapan dari DPRD Kota Batam, para warga pun pulang dengan tertib. (egi)

Respon Anda?

komentar