Gelora Citramas Saksi Perkembangan Olahraga Batam

1083
Pesona Indonesia
Sejumlah atlet atletik dan pemain sepak bola sedang melakukan latihan di Gelora Citramas Kabil, Selasa (23/2). foto: cecep mulyana / batampos
Sejumlah atlet atletik dan pemain sepak bola sedang melakukan latihan di Gelora Citramas Kabil, Selasa (23/2).
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Stadion Gelora Citramas menjadi saksi dari perkembangan dunia olahraga Batam saat ini. Cabang olahraga seperti atletik yang tergabung dalam Citramas Sport Club (CSC) melakukan latihannya disini.

”Stadion ini dibangun oleh Pak Kris Wiluan atas dasar ingin memajukan cabang olahraga atletik yang merupakan induk dari semua olahraga,” kata manajer stadion, Raja Azmin, kemarin (24/2).

Stadion yang berlokasi di Kabil, Nongsa ini memiliki lintasan atletik berbahan sintetis dan berkelas internasional. Fakta ini sesuai harapan Pengurus Besar (PB) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PAS) Pusat yang mengeluarkan peraturan bahwa jika prestasi dari suatu kejuaraan ingin diakui, maka harus menggunakan lintasan sintetis.

Disinilah, pelatih atletik CSC, Karel melatih anak-anak muda Batam berlatih atletik setiap sore. Mereka sangat beruntung ditengah minimnya perhatian dan pemerintah dan juga dari PASI Batam dan Kepri sendiri. Selain lintasan atletik, stadion berkapasitas 600 penonton ini memiliki lapangan sepakbola berukuran 67×105 meter.

Konsepnya bisa dibilang cukup unik. Tiap deret lima meter telah ditempatkan pipa-pipa pembuangan air yang terkoneksi langsung dengan saluran drainase. Jadi tidak heran lapangan ini cepat kering setelah hujan, berbeda halnya dengan lapangan lain di Batam yang sangat akrab dengan genangan lumpur ketika hujan.

Stadion yang didirikan oleh Yayasan Citramas Group ini memang diperuntukkan sebagai lapangan khusus latihan olahraga, bukan sebagai lapangan komersil. Bahkan pengunjung dilarang merokok, karena merokok bertentangan dengan filosofi kesehatan yang diusung pecinta olahraga.

”Stadion ini tidak akan pernah digunakan untuk kepentingan politik maupun komersil. Karena memang dibangun untuk memajukan olahraga,” tegas Azman.

Selain atletik, tim bola Citramas melakukan latihan rutinnya disini. Begitu juga dengan tim renang dan selam selalu melakukan latihan fisik disini. ”Stadion ini juga menjadi wujud sah bahwa jika ingin memajukan olahraga harus rela berkorban, namun kelak hasilnya akan kita nikmati bersama,” tutup Azman. (leo)

Respon Anda?

komentar