1.440 Pecandu Narkoba di Kepri Direhabilitasi

930
Pesona Indonesia
Ilustrasi pecandu narkoba lagi saku. Foto: istimewa
Ilustrasi pecandu narkoba lagi saku. Foto: istimewa

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri akan meningkatkan target rehabilitasi sebesar 10 persen kepada para pecandu narkotika. Dalam tahun ini, BNNP berencana merehabilitasi 1.440 orang pecandu maupun yang mengkonsumsi narkotika.

“Tahun ini naik 10 persen dari tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya target kita 1.313 orang,” kata Kabid Berantas BNNP Kepri, AKBP Bubung Pramiyadi, Senin (29/2/2016).

Ia menjelaskan pada tahun 2015, pihaknya berhasil merehabilitasi 1.113 orang pecandu narkotika. Namun jumlah itu masih kecil dibandingkan target atau turun sebanyak 200 orang.

“Kita optimis tahun ini akan mencapai target. Dan kita akan gencar melakukan razia,” tegasnya.

Menurut Bubung, untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan intansi lainya untuk melakukan razia. Razia itu akan difokuskan ke beberapa kos-kosan hingga hiburan malam.

“Termasuk tempat yang dijadikan akses penyelundupan baik di pelabuhan resmi maupun pelabuhan rakyat juga akan dilakukan razia,” terang Bubung.

Bubung juga mengimbau kepada para pecandu narkotika untuk melakukan rehabilitasi dengan kesadaran diri masing-masing. Dibandingkan terjaring razia aparat.

“Kita minta kepada warga yang memiliki keluarga untuk lebih baik datang untuk merehabilitasi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kepri Kombes Pol Benny Setiawan mengatakan sepanjang tahun 2015 lalu, para pecandu narkotika terbanyak diketahui dari pegawai Pemerintah. Dari 1.113 orang, pegawai Pemerintah yang positif dan menjalani rehabilitasi sebanyak 887 orang.

“Dari angka itu ada yang dirawat inap dan dirawat jalan,” tuturnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar melapor dan mendatangi BNNP Kepri jika mengetahui anggotanya menjadi pecandu narkotika. Tujuannya untuk menjalani rehabilitasi tanpa ada proses hukum. (opi)

Respon Anda?

komentar