Ayo Imunisasi Anak Anda, Tersedia 190 Titik Pelaksanaan di Tanjungpinang

522
Pesona Indonesia
Pekan Imunisasi Nasional diselenggarakan 1-8 Maret.
Pekan Imunisasi Nasional diselenggarakan 1-8 Maret.

batampos.co.id – Dalam upaya mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang digelar pada 8-15 Maret 2016 mendatang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang telah menyiapkan 190 lokasi yang tersebar di Kota Tanjungpinang untuk menangani peserta imunisasi.

“Semua pos tersebar di seluruh kelurahan dan kecamatan, termasuk pelabuhan domestik juga internasional, serta Bandara,” ujar Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang, Rustam, Senin (29/2). Program tersebut akan dilaunching di Perumahan Bukit Raya Batu Sebelas.

Dalam pelaksanaan pekan imunisasi ini, Dinkes Kota Tanjungpinang menargetkan 23 ribu balita menjadi peserta imunisasi. “Ini sasaran kita,” ujarnya. Dinkes Kota Tanjungpinang, dalam hal ini bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kepri.

Meningat waktu pelaksanaan yang cukup lama, dibutuhkan petugas yang tidak sedikit. Karena itu, Dinkes menurunkan 385 pegawai Dinkes, dan 385 kader Posyandu untuk membantu.

Sebelum hari pelaksaan, Dinkes Kota Tanjungpinang akan melayangkan undangan kepada keluarga yang memiliki balita. “Di H-7 undangan sudah disebar,” ujarnya. Jika keluarga yang menerima undangan tidak datang untuk imunisasi, maka petugas yang akan datang ke rumah.

Anak-anak yang akan mengikuti program imunisasi Polio ini mulai umur 0-9 bulan, serta yang berumur di bawah lima tahun (Balita).

Program PIN 2016 ini, kata Rustam difokuskan pada penyakit polio. Sebab Polio merupakan penyakit infeksi berbahaya yang biasanya menjangkiti anak usia di bawah 5 tahun. “Jika tidak segera dihentikan, polio dapat menyebar ke seluruh negeri dan wilayah regional, tidak ada obat penyembuh polio, hanya dicegah dengan imunisasi,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta pada masyarakat Tanjungpinang yang memiliki balita, untuk aktif memberikan imunisasi polio. “Meski di Tanjungpinang tidak ada kasus polio, tapi ini sebagai tindakan pencegahan,” ujarnya.

Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) juga tidak luput dari program ini. Para petugas akan mendatangi Rudenim untuk melakukan imunisasi kepada para deteni. “Targetnya 400 deteni akan diimunisasi,” ujarnya.

Target tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi balita. Tapi juga bagi deteni dewasa yang belum pernah diimunisasi. “Ini bertujuan untuk membebaskan Kota Tanjungpinang dari polio,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar