Bakar Meme hingga Tewas, Dua Pemuda Dituntut Seumur Hidup

864
Pesona Indonesia
Terdakwa Wili (kiri) dan Budi saat sidang tuntutan atas pembunuhan Meme, Senin (29/2/2016). Foto: anggie/batampos
Terdakwa Wili (kiri) dan Budi saat sidang tuntutan atas pembunuhan Meme, Senin (29/2/2016). Foto: anggie/batampos

batampos.co.id – Muhammad Weliyadi alias Weli dan Budi Wahono, pembunuhan terhadap Synthia Bella alias Meme, kembali menjalani sidang dengan agenda tuntutan, Senin (29/2/2016) di Pengadilan Negeri Batam.

Kedua terdakwa yang tega membakar tubuh Meme karena beralasan cemburu itu, dituntut dengan hukuman pidana seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Barnad. “Keduanya terbukti melakukan pembunuhan berencana sesuai pelanggaran pasal 340 KUHP, dan pantas dihukum seumur hidup,” kata Barnad usai persidangan.

Hakim Ketua Syahrial, didampingi Hakim Anggota Taufik dan Chandra, memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk mengajukan pembelaan (pledoi) yang dijadwalkan pekan depan.

“Atas tuntutan tersebut, kalian berhak mengajukan pembelaaan secara tertulis maupun lisan. Senin (7/3/1) sidang terhadap terdakwa Weli dan Budi merupakan pledoi sekaligus putusan,” ujar Syahrial, sekaligus menutup persidangan.

Diketahui, mayat Meme ditemukan di lapangan kosong SMPN 25 Tiban, dengan luka bakar di sekujur tubuhnya pada 9 Juli 2015 lalu.  Tak lama berselang, kedua terdakwa pun tertangkap. Weli selaku pacarnya Meme mengaku cemburu karena Meme banyak didekati oleh pria lain. Ia meminta Budi untuk membantunya menghabisi nyawa Meme.

Perbuatan terdakwa itu sudah terencana sejak 3 hari sebelum mayat Meme ditemukan. Korban dibunuh dengan cara dicekik dan kepala korban dibenturkan ke batu sampai tak sadarkan diri. Setelah itu, korban disirami bensin di sekujur tubuhnya dan dibakar menggunakan pemantik api milik terdakwa Wili. (cr15)

Respon Anda?

komentar