Bawa Kabur Ade, Orangtua Polisikan Pacar

435
Pesona Indonesia
ilustrasi mau kawin tanpa restu orangtua. Foto: istimewa
ilustrasi mau kawin tanpa restu orangtua. Foto: istimewa

batampos.co.id -Gaya pacaran anak muda sekarang memang lebih berani. Belum ada ikatan suami istri sudah berani kabur bareng. Unjung-ujungnya berakhir di polisi.

Ya, itulah yang dilakukan Adi, 21. Dia harus berurusan dengan polisi, Senin(29/2/2016) siang. Pasalnya telah membawa pergi Ade Rizki Oktaviani, 21, dari rumah orangtuanya. Pasangan kekasih ini berencana ingin menikah. Namun, orangtua Ade tidak menyutujui hubungan mereka. Ibu kandung Ade lalu melaporkan kehilangan anaknya tersebut ke Mapolsek Batuaji setelah Ade pergi meninggalkan rumah.

Polisi yang menerima laporan tersebut langsung mencari tahu keberadaan pasangan kekasih ini di sekitaran rumah liar (Ruli) di Tanjunguncang. Polisi yang mengetahui keberadaan mereka langsung menjemput dan  membawanya ke Mapolsek Batuaji.

Di kantor polisi, Ade tiada henti menangis setelah kedua orangtuanya membawanya dan kekasihnya berurusan dengan polisi. Sementara Adi hanya tertunduk lesu di lorong sel tahanan Mapolsek Batuaji.

Menurut Ade, ibu kandungnya tersebut tidak suka kepada Adi, sehingga tidak mau merestui hubungannya. Dikatakan Ade tidak perlu diperlakukan seperti ini karena dia dan Adi memang sudah saling mencintai. Hubungan mereka sudah dijalin sejak empat tahun lalu,  mereka siap melanjutkannya ke pernikahan. Ade mengaku merasa nyaman hidup bersama Adi.

“Kalau mama sayang sama aku, kenapa harus dibawa ke kantor polisi. Kami berdua itu sama-sma suka, saya sudah besar kok,” ujar Ade sambil meneteskan air matanya.

Ibu kandung Ade menyampaikan sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi melihat perilaku anak perempuannya tersebut. Menurutnya,  Ade sudah durhaka kepadanya sejak berpacaran dengan Adi. Bahkan Ade sudah dua kali kabur dari rumah untuk bisa bersama dengan Adi.

“Emang mau nikah gratis, tidak usah dilayani. Sama orangtua sombong, saya menyesal membesarkanmu, sudah besar melawan,” ucap ibu kandung Ade sambil menangis.

Kapolsek Batuaji Kompol Andy Rahmansyah mengatakan, masalah pasangan kekasih ini ingin menikah. Namun, orangtua perempuan tidak merestui hubungannya. Awalnya orangtua Ade melapor kalau anaknya pergi meninggalkan rumah.

Mendapat laporan itu, anggotanya dengan cepat mencari tahu keberadaan keduanya. Setelah menemukannya langsung dibawa ke kantor polisi dan dipanggil kedua orangtua masing-masing.”Mau nikah tapi tak direstui orangtua si perempuan,” ujar Andy.

Dalam masalah ini, mestinya harus diselesaikan secara kekeluargaan. Ibunya harus mengajak anaknya ngomong baik-baik untuk mencari solusinya. Andy menilai kalau Ade melawan kepada semua orang. “Yang penting itu jangan sampai durhaka sama orangtua,” kata Andy. (cr20)

Respon Anda?

komentar